hidup penuh dengan tantangan, hidup juga adalah opilihan, hidup juga adalah pen gorbanan, dan cobaan, dan tidak ada satu manusiapun yang mau hidupnya susah, semua menginginkan kesuksessan
oleh sebab itu bagi orang besar modal untuk sukses/ berhasil adalah kebesarannya; besar jabatannya, besar pengaruhnya, besar ekonominya, dan nbahkan besar bohong dan doseanya
sedangkan bagi orang kecil, landasan kesuksesannya adalah keyakinan, dengan keyakinan dia dapat mengalahkan yang besar-besar selagi kebesaran itu ciptaan ALLAH
Jumat, 11 Februari 2011
HAKIKAT HIDUP
hakikat hidup kita adalah untuk beribadah kepada Allah SWT sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, mengingat Indonesia adala negara plural yaitu plural agama, plural bahasa, plural sukunya dan plural ras, dengan kehiduopan plural ini seharusnya kita dapat hidup makin indah dan makin damai, karena disinilah kualitas kita teruji apakah kita mampu menunjukkan sikap toleran antar sesama, tidak merasa diri paling baik dan palin benar, apalagi dalam kehidupan keseharian tidak ada ancaman yang berarti, kalaupun ada ancaman dan kesesatan kenapa sikap tegang rasa dan patuh hukum tidak dijalankan, kalau pun hukum pidana/perdata tidak bisa adil dan tidak jalan dengan baik, masyarakat bisa menerapkan hukum adat / atau hukum sosial secara arif, bila ini yang diterapkan oleh semua penghuni bangsa ini maka tidak p[erlu ada kekerasan dengan dalih untuk menegakkan kebenaran ajaran tertentu, lantas apakah tidak makin salah kalau untuk menegakan kebenaran dan melarang kesesatan dengan cara melanggar kebenaran dan dengan cara yang sesat juga ????? marilah kita bertidak dengan hati yang bening
Kamis, 10 Februari 2011
MENYEMAI KEKEKALAN DALAM KEHIDUPAN
Yang pasti semua ciptaan Allah yang hidup pasti akan mati, jadi kenapa yang hdup itu mati tak terkeuali manusia, dasarnya adalah karena kita hidup, jadi kematian bukan karena penyakit, tapi semata-mata karena Allah AWT yang menghedaki kehidupan kita telah berakhir.
lantas kalau sudah mati lantas apa yang tersisah dan masih tetap " hidup ", pepatah klasik mengatakan harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama, jadi inilaha yang tetap hidup bagi manusia hanya nama, nama memiliki banyak makna, dan nilai terutama nilai sosial dan relegi, bagi umatnya yang dapat mengabdikan hidupnya dengan makna yang baik selama kehidupannya maka, namanya akan selalu hidup dan dikenang sepanjang masa, tidak akan pernah mati,
pada tulisan ini saya mengungkap selain nama yang kekal, ada satu lagi yaitu " rasa " rasa yang tim,bula akibat interaksi sosial selama kehidupan manusia juga kekal sekekal nama manusia itu setelah ya meninggal dunia, kenapa ? karena rasa memiliki makna dan nilai sosial yang tinggi baik rasa yang bersifat positif maupun rasa yang timbul akibat perbuatan duniawinya yang negativ, mari kita renunkan bagaimana kekalnya rasa cinta dan syang, begitupun dengan rasa benci dan dendam, disemu strata kehidupan tinkat dan derajtnya akan sama kekalnya, terutama rasda-rasa yang menyebabkan kebahagiaan bagi umat atau orang banya, OLEH SEBAB ITU JADILAH ORANG YANG SELALU TAMPIL DAN MMBERIKAN RASA ATAU KESAN BAHAGIA, JANGAN MENJADI MANUSIA YANG SELALU MENJADI BEBAN BAGI ORANG LAIN ATAU NEGARA KARENA SELALU BERKELUH KESAH, DENGAN TIDAK MEMBERIKAN RASA YANG MEMBAHAGIAKAN UMAT...
lantas kalau sudah mati lantas apa yang tersisah dan masih tetap " hidup ", pepatah klasik mengatakan harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama, jadi inilaha yang tetap hidup bagi manusia hanya nama, nama memiliki banyak makna, dan nilai terutama nilai sosial dan relegi, bagi umatnya yang dapat mengabdikan hidupnya dengan makna yang baik selama kehidupannya maka, namanya akan selalu hidup dan dikenang sepanjang masa, tidak akan pernah mati,
pada tulisan ini saya mengungkap selain nama yang kekal, ada satu lagi yaitu " rasa " rasa yang tim,bula akibat interaksi sosial selama kehidupan manusia juga kekal sekekal nama manusia itu setelah ya meninggal dunia, kenapa ? karena rasa memiliki makna dan nilai sosial yang tinggi baik rasa yang bersifat positif maupun rasa yang timbul akibat perbuatan duniawinya yang negativ, mari kita renunkan bagaimana kekalnya rasa cinta dan syang, begitupun dengan rasa benci dan dendam, disemu strata kehidupan tinkat dan derajtnya akan sama kekalnya, terutama rasda-rasa yang menyebabkan kebahagiaan bagi umat atau orang banya, OLEH SEBAB ITU JADILAH ORANG YANG SELALU TAMPIL DAN MMBERIKAN RASA ATAU KESAN BAHAGIA, JANGAN MENJADI MANUSIA YANG SELALU MENJADI BEBAN BAGI ORANG LAIN ATAU NEGARA KARENA SELALU BERKELUH KESAH, DENGAN TIDAK MEMBERIKAN RASA YANG MEMBAHAGIAKAN UMAT...
Kamis, 27 Januari 2011
IKHLASNYA SANG PEMIMPIN
tidak sediki kejadian lucu dan memeriskan hati, betapa tidak karena tidak sedikit juga umat manusia dimuka bumi dalam menggapai sesuatu hanya memperalat agama, sehingga Tuhan hanya dijadikan sebagai alat melegitimasi atau sebagai alat penciteraa setelah berhasil dia lupakan apa itu hakikat ikhlas, ini terjadi karena got spot manusia tersebut adalah bertumpu pada kekuatan berhala ( ila ) , tapi bukan pada kekuatan " Illah ", akibatnya pasti akan terjadi berupa jiwa yang berkeluh kesah, gelisah, waktu dihabiskan hanya untuk " pencitraan ", pencitraan adalah implikasi dari kebohongan, oleh sebab itu jangan terlalu percaya diri dengan berbagai hasil kuantitatif darimanapun hasil penelitian itu, tetapi akan lebih bermanfaat bila hasil kualitatifnya yang diutamakan, oleh sebab itu keselamatan bangsa ini tidak terletak pada fgur pribadi akan tetapi terletak dimana "GOT SPOT " sang pemimpin gantungkan, kalau digantungkan pada "ila/berhala" maka pasti hancur, sebaliknya bila " GOT SPOT " digantungkan pada " ILLAG " maka pasti selamat, karena dia akan selalu meras melihat dan dilihat Allah SWT, sehingga sebagai pemimpin dan sebagaim mnusia sang pemimpin akan ; tulus, kerja serius, ibadahnya juga bagus, serta hidupnya lurus,dengan senantiasa menampilkan sifat-sifat Allah yang maha Segalanya...
Senin, 03 Januari 2011
NILAI NATURALISASI MANUSIA
kita baru saja disentakan dengan kemeriahan pertandingan sepak bola AFF khususnya untuk PSSI dipandang cukup berhasil karena telah mencapai target masuk final, walaupun demikian sebagai orang yang tidak paham seluk beluk tentang sepak bola, akan tetapi secara kasat mata dan hasil perenungan terhadap kegagalan putaran final putaran pertama yang diselenggarakan di stadion Bukil jalil malasia pada tanggal 26 Desember 2010, yang berakhir dengan kekalahan Indoensia dari malasia 0-3, saya menyimak sepertinya terdapat banyak hal sebagai peneybab kegagalan tersebut diantaranya; 1). rasa prustarsi pelatih TIMNAS Indonesia, sehingga sang pelatih cenderung tidak serius dalam penerapan strategi dan tidak serius dalam mengevaluasi pemain pada baba I, sehingga akibatnya targetpun tidak jelas, pakah mau menang atau bertahan, artinya target terkesan ragu-ragu, yang seharusnya pelatih menginstruksikan target pertama adalah tidak kalah satu gol pun, artinya pemain harus bertahan super ketat dengan sekali-sekali lakukan serangan balik secara saporadis, target kedua kalau situasi dan psikologis pemain mantap upayakan menang tipis, jangan emosional karena permainan juga harus manusiawi kalau terlalu tinggi keinginan untuk mencetak gol sebabvnyak-banyaknya makan yang terjadi justru antiklimak yaitu prustrasi, akibatnya pada babak kedua dalam waktu lima belasmenit kebobolan tiga gol, akhirnya sangat berat untuk dibalas di baba kedua sekalipun permainan di jakarta, kenyataan pahit malah kebobolan terlebih dahulu walau akhirnya menang 2-1, 2) hai para politis sadarlah, rasanya terlalu kerdil kalau Sepak Bola saja sampai dip[olitisir memalu dan memilukan, 3) sebagai pemain profesional harus tahan dan kuat dari segala kemungkinan " serangan " yang bersifat non teknis seperti laser dll selalgi itu tidak menyebabkan kehilangan kejelasan pengelihatan, 4) kalau mau protes jangan tanggung-tanggung dan harus dalam kondisi siap bermain kembali,
seharusnya pelatih cukup menginstruksikan bermain bertahan dengan super ketat, tidak perlu mengejar gol, karena tanduing dikandang lawan bila hasilnya draw, itu berarti kemenangan bagi yang datang, semoga TIMNAS tetap ekses dan sukses. amin...
seharusnya pelatih cukup menginstruksikan bermain bertahan dengan super ketat, tidak perlu mengejar gol, karena tanduing dikandang lawan bila hasilnya draw, itu berarti kemenangan bagi yang datang, semoga TIMNAS tetap ekses dan sukses. amin...
Selasa, 30 November 2010
PENGEMBANGAN SDM
Sumber-sumber yang dapat dimanfaatkan sebagai proses awal dan landasan strtaegis sebagai dasar dan wahana pengembangan sdm perlu dimanfaatkan dengan sebaik-naiknya, hal ini diperlukan dalam rangka agar manusia yang terlahir kedunia ini dapat berkembang dan tumbuh secara sempurna dan sehat dengan perkembangan yang seimbang.
adapun sebgai fokus pengembangan sdm adalah meliputi aspek fisik, aspek psikologis, aspek sosiologis, aspek cognitif dll sehingga pada saatnya dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang seutuhnya/sempurna.
kondisi ini sangat mungkin untuk dicapai dan dimanajemen dengan baik sedini mngkin yaitu sejak manusia itu sendiri berada dalam kandungan sesuai tahapan perkembangannya hingga manusia itu meninggal dunia ( human life old of development)
sedangkan yang dikatakan manusia seutuhnya atau manusia sempurna adalah manusia yang memiliki kecerdasan multidimensi terutama, dimensi IQ ( manusia tahu diri), dimensi EQ ( manusia damai ), dimensi SQ1/ spiritul ( manusia percaya diri / apa adanya ) dan SQ2( kecerdasaran sosial ) adalah manusia yang dapat menempatkan dirinya dan bila dia hadir dalam lingkungannya senantiasa dia tdk menjadi beban bagi lingkungannya ( penyesuaian diri yang sehat )bahakan sebaliknya dia mampu meringankan beban orang lain.
adapun sebgai fokus pengembangan sdm adalah meliputi aspek fisik, aspek psikologis, aspek sosiologis, aspek cognitif dll sehingga pada saatnya dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang seutuhnya/sempurna.
kondisi ini sangat mungkin untuk dicapai dan dimanajemen dengan baik sedini mngkin yaitu sejak manusia itu sendiri berada dalam kandungan sesuai tahapan perkembangannya hingga manusia itu meninggal dunia ( human life old of development)
sedangkan yang dikatakan manusia seutuhnya atau manusia sempurna adalah manusia yang memiliki kecerdasan multidimensi terutama, dimensi IQ ( manusia tahu diri), dimensi EQ ( manusia damai ), dimensi SQ1/ spiritul ( manusia percaya diri / apa adanya ) dan SQ2( kecerdasaran sosial ) adalah manusia yang dapat menempatkan dirinya dan bila dia hadir dalam lingkungannya senantiasa dia tdk menjadi beban bagi lingkungannya ( penyesuaian diri yang sehat )bahakan sebaliknya dia mampu meringankan beban orang lain.
Sabtu, 13 November 2010
KEBIJAKAN OBAMA DLM BIDANG PENDIDIKAN
pidato selama 30 menit telah membuat kesan mendalam bagi kalangan masyarakat indonesia mulai dari cedikiawan hingga kalangan awam, sebagai presiden As obama telah berhasil menampilakan dirinya sebagai orator terbaik. Atas dasr ini audienpun harus cerdas menyikapina, jangan terjebab pada hitungan materialistis semata, akan tetapi secara moralitis kehadiran obama di indonesia telah membawa penyegaran
atas dasr ini kepada pihak-pihak yang selalu melihat dari aspek realita taktis semata, cobalah sedikit berfikir secara abstrak, karena semua harus berdasarkan sistem dan ketentuan yang mengikat di masing-masing negara yang pasti berbeda dari berbagai aspek budaya, politik, pandangan, serta orientasi berpikir
sehubungan dengan pidato obama tersebut saya menilai cukup positif secara konsep, secara realita memerlukan kerjasama lanjutan secara sistem, dan kemampun kita untuk men gembangkan berbagai pendekatan dan tekanan agar konsep-konsep strategis obama bisa jadi kenyaan.... semoga
atas dasr ini kepada pihak-pihak yang selalu melihat dari aspek realita taktis semata, cobalah sedikit berfikir secara abstrak, karena semua harus berdasarkan sistem dan ketentuan yang mengikat di masing-masing negara yang pasti berbeda dari berbagai aspek budaya, politik, pandangan, serta orientasi berpikir
sehubungan dengan pidato obama tersebut saya menilai cukup positif secara konsep, secara realita memerlukan kerjasama lanjutan secara sistem, dan kemampun kita untuk men gembangkan berbagai pendekatan dan tekanan agar konsep-konsep strategis obama bisa jadi kenyaan.... semoga
Langganan:
Postingan (Atom)