Sabtu, 19 Mei 2012

TANGISAN

hidup adalah perjalanan, dalam menjalani kehidupan sudah pasti akan dihadapakan kepada nberbagai pilihan, cobaan, dan pengorbanan yang sudah barang tentu memerlukan energi yang kuat, sehingga terkadang kita harus menangis kepada Allah, karena kesedihan hati melihat berbagai cobaan yang justru ditimpakan oleh sang pimpinan yang zalim, kenapa "mennangis" justru hati sedih kenapa sang pemimpin melupakan dirinya dan Allah, sebab kalau " Dia " sadar dirinya sesungguhnya serta ingat kepada Tuhannya, maka sebagai manusia sang pimpinan tidak mungkin berbuat menyakiti orang lain, yang notabennya telah menabung bara apai bagi dirinya sendiri.... kasihan

Rabu, 02 Mei 2012

HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2012

ASS WR WB hari ini rabu 2 mei 2012 merupakan hari berbahgia dan sekaligus juga menyedihkan bagi dunia pendidikan Indonesia, karena dihari ini pula pendahulu-pendahulu " pahlan Penuh Tanda Jasa " telah mencurahkan segenap tenaga, dan materi demi pembangunan bangsa melalui proses pencerdasan umatnya. disisi lain dihari ini pula kita semua patut merenung dan terpaku bila melihat secara umum kualitas pendidikan di negeri ini, khususnya ukuran mutu minimal adalah sebagaimana yang termaktub dalam PP 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan yang justru masih menyisakan banyak hal yang belum terstandar dengan benar dan objektif mulai darsi standar isi, st proses, st kompetensi lulusan, st pendidik, st sarana, st pengelolaan, st pembiayaan dan st evaluasi, sangat tidk adil bila mutu pendidikan hanya dilihat dari hasil ujian nasional semata sementara standar-standar yang lain terkhusus stansdar srana masih amburadul, akibat st biaya yang penuh aroma politik belaka, atas dasar ini marilah kita buka mata karena begitu menyedihkan radius 50 - 150 km dari istana begtu banyak sekolah/ ruang kelas yang rusak, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, yang sevcara nasional tidak kurang dari 70.000 lebih sekolah dan ruang kelas yang rusak berat, lantas kalau sudah begini mau dari mana lagi nmemperbaiki bangsa ini. Potret suram dan menyedihkan dunia pendidikan bangsa ini tidak seindah dengan cita-cita nenek moyang kita, sekarang pendidikan tidak lebih sebagai konsumsi poltikus kerdil, karena dunia pendidika merupakan pengikut potensial bagi parpol manapun jga, tapi jangan sekedar menebar janji kalau hanya makin meperburuk keadaan pendidik bangsas ini. kepada para pendidik ( guru dan dosen ) tepat bila hari ini melhat kebelakang pengabdian apakah sudah melaksanakan pengabdiannya dengan baik dan penuh tanggung jawab ?, masihkah ada dosen yang mengajar hanya 2-6 kali per semester, dan masihkan ada guru yang menugasi musidnya sebagai asistensi mengajar dekelas dalam bentuk mencatatkan pelajaran kepada teman sekelasnya karena gurunya " sibuuuuuuuuukkkkkkk "? menyedihkan betul, kepada pejabat yang berwenang buka mata dan telinga dalam memilih pejabat pendidikan disemua lini, terutama kepala sekolah, dan kepala-kepala PTN/PTS jangan terbuai dengan mulut manis sebagai modal kompetisi, sehinga yang cerdas tapi culas dan tuntas didepan tidak main belakang tidak jarang justru nterpuruk dengan berbagai dalih dan kontaqminasi yang di kotyorkan dengan mengabaikan keadilan...? demi bangsa ku mari kata lawan berbagai kerterpurukan di pendidkan kits semoga......

Senin, 16 April 2012

UJIAN NASIONAL

setiap akhir kegitan memang harus ada evaluasi, evaluasi yang terbaik harus dlakukan dengan pendekatan sistem, begitupun dengan evaluasi belajar, yang pada tahap nasional disebut ujian nasional,m namun demikian perl dicata bahwa ujian nasional buka dan tidak serta merta dapat dijadkan sebagai standar baik atau buruknya kualitas pendidkan nasional, karena nmasih ada tujuh standar lagi yang belum distandar dengan ketat, seperti standar sarana dll, atas dasar ini saya menghimbau agar para politik negeri ini jangan lah dunia pendidikan dipolitisir, oleh sebab itu seharusnya bukan ujian nasional yang perlu ada akan tetapi seharusnya : STANDAR NASIONAL KELULUSAN PENDIDIKAN MENEGAH, DENGAN DEMIKIAN BAGI YANG LULUS SEKOLAH / LOKAL TETAP DIHARGAI SAMA APABILA TIDAK BERMINAT UNRUK MENGAMBIL STANDAR NASIONAL BAHKAN STANDAR INTERNATIONAL SEKALIPUN
SELAMAT BERJUANG ANAK BANGSA KEJARLAH MIMPIMU, SETLAH KAU BANGUN DARI TIDURMU....

Minggu, 08 April 2012

budek dan buta

keberhasilan sang pemimpin dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan pengikutnya / umatnya, akan tetapi sebaliknya kegagalan pemimpin dapat disebabkan karena sang pemimpin telah menjadi budek dan buta...

Minggu, 11 Maret 2012

KEADILAN ETIKA DAN PERLAKUAN

sungguh kasihan bagi orang-orang yang memgang amanh, karena amanahnya telah bertindak arogan bermaksud menegakan kebenaran versi etika akan tetapi telah melanggar kebenaran etika, yang seharusnya dilakukan oleh kelompok etika, tyapi ini dilakukan oleh seorang pimpinan yang langsung menjatuhkan sanksi, iniklah gambaran kedilan, anikah yang dimaksud dengan pedang tajam kebawah dan tumpul keatas, bukankah dilembaga ptn tersebut terdapat mantan plagiat yang tdk dihukum, kalaupun dihukum hany teguran lisan seperti menegur dikaki lima ? ... hancur-hancur bangsa ini dengan tabiat manusia penguasa seperti ini, apalagi dengan tidak memberi kesempatan yang tertuduh untuk mengklarifikasi, hukum secara sepihak.. semoga allah melaknat orang22 yang zolim

Rabu, 25 Januari 2012

KUALITAS MANUSIA

sebaik-baiknya manusia apabila ia bermanfaat bagi orang lain atau bila ia mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain, begitupun dengan kebaikan seorang pemimpin dia senantiasa memberikan kesejukan serta selalu memberikansalauran kominikasi serta menyejukan hati, tidak hanya berperan sebagain pemimpin yang arogan, dan memanfaatkan kelenghan dan keadaan bawahan yang lagi terpuruk,

Senin, 23 Januari 2012

Keseimbangan Versus Berlebihan

hal yang paling sulit untuk dilakukan oleh manusia adalah menjaga dan mempertahankan tingkat keseimbangan tanpa batas, dan bebas batas, serta bebas nilai, kondisi ini akan sangat sulit untuk dilakukan oleh insan-insan dimuka bumi ini, terkhusu lagi bagi insan-insan yang memandang dirinya meras lebih segalanya dari oran g lain, merasa dirinya paling kuasa, merasa dirinya paling benar, merasa dirinya paling berani, merasa dirinya paling loyal, dan merasa dirinya paling terhormat, merasa dirinya paling hebat dan merasa dirinya paling tahu hukum.... dan merasa---merasa---- dstnya,

padahal dibalik perasaan benar yang ia rasakan justru terslip banyak ketidak benaran, dan terslip bayak standar, seperti perlakukuan standar ganda, standar semu, dan standar ketidak jelasan serta yang paling gawat adalah dia merasa telah melaksanakan standar " malaikat ".

Melanggar keseimbangan berati masuk rana kezaliman, kondisi ini sering terlupakan oleh para pejabat dimanapun dan sebagai apapun serta sekecil dan sebesar apapun jabatannya, dan bahkan semakin besar jabatannya cenderung semakin besarpula derajat pelanggaran keseimbangan, dan semakin besarpula masuk rana kezaliman.

Bagaimana tidak aneh tapi nyata, dan benar-benar kejadian nyata sebagai asumsi pelanggaran keseimbangan, seperti memberi sangsi pegawai lebih dari satu jenis sangsi, dengan tanpa memberikan ruang hak jawab apalagi hak membela diri dari seorang pegawai tersebut, inilah salah satu bentu kejadian nyata yang cenderung pelanggaran keadilan/keseimbangan dengan bentuk standar ganda, bagaimana tidak ada orang yang maslahanya jelas dan lebih berat justru hanya mendapat teguran lisan, jangan sememna-mena-mena merapakan sangsi, karena sangsi dan yang memberi sangsi akan dibawa mati, contoh kedua bagaimana mungkin seorang pegawai menilap uang dan meminta uang, tanpa ada sangsi APAKAH SALAH TULIS lebih berat dari KUROPTOR, DAN MEMINTA UANG DENGAN JANJI TERTENTU LEBIH RINGAN DARI PROFESOR PALGIATOR YANG JADI REKTOR ? , APAKAH SIPENGIRIM ARTIKEL PANTAS DIBERI SAKSI BERAT APABILA ARTIKELNYA TERNYATA TERBIT TIDAK MELALUI TIM ARTIKEL ATAU TERNYATA ARTIKELNYA DISLIPKAN TANPA SEPENGETAHUAN SI PENGIRIM ARTIKEL ? JAGALAH KESEIMBANGAN, PERLAKUKAN HAK DAN SANGSI YANG SAMA, KALAU IITU MEMANG MEMILIKI KENYATAAN YANG SAMA, APAKAH PANTAS PROFESOR PLAGIATOR HANYA DI SANGSI TEGURAN LISAN DAN KEMUDIAN MENJADI REKTOR.....? LANTAS BAGAIMANA DENGAN PENGIRIM ARTIKEL YANG DICETAK TERSLIP TANPA SEPENGETAHUAN SANG PENGIRIM ARTIKEL YANG JUSTRU SANG PENGIRIM ARTIKEL DISANGSI LEBIH BERAT DARI PROFESOR PLAGIATOR DANH MENJADI REKTOR .....????....MOHON KEADILAN DAN PERLAKUAN YANG SAMA...081280146933