Senin, 08 April 2013

LKS

LKS (M LEMBAR KERJA SISWA )  OR LIKU-LIKU KESALAHAN SEKOLAH

Dizaman serba jetset ini telah berdmpak langsung ke dunia pendidikan, dan itu disadari atau ntidak  disadari  segenap jajaran pendidikan nasional ini sudah ikut keliru dengan berbagai bentuk kebijakan menyerahkan produksi buku lengkap dengan LKSnya kepada pihak pabrik buku, syukur-syukur diedit dengan sungguh-sungguh terkhusus lagi buku LKS ( lembar kerja Siswa ) bila tidak maka dapat menjadi sumber masalah " LIKU - LIKU KESALAHAN SEKOLAH /LKS " .... SEMOGA TIDK ....

Kenapa demikian sepintas saya mendengar dalam LKS banyak atau minimal ada diantara soal - soalnya yang lucu dan membingungkan, kondisi ini jangan dilanggengkan, karena pola pendidikan dahulu LKS atau lebih sederhanya PR-PR dan PR adalah guru yang membuat sehingga guru tahu betul samapai dimana tingkat kemampuan, cakupan dan kedalaman  setiap materi pelajaran yang sudah diberikan  dan bahasan yang akan datang. 

Atas dasar ini saya  meyakini dengan LKS tidk memberikan dampak positif dan tidk lebih baik bila dibandingkan dengan LKS/PR-PR atau apalah namanya yang langsung dibuat guru, dengan demikian sekarang ini" KEMAMPUAN MURID DIKONDISIKAN OLEH PABRIK BUKU", SEDANGKAN GURU TIGGAL PERINTAH DAN KOREKSI, SUNGGUH RINGAN, SAYA TDK MENYOROTI ASPEK BISNIS DAN ITU LKS BISNIS SIAPA..... ???!!!! DAN UNTUK SIAPA.

bILA saja LKS dikembalikan kepada bagian dari kegiatan pembelajaran yang prosesnya disusun oleh oleh guru mata pelajaran masing-masing, saya berpendapat; 1) mutu lulusan ( produk pendidikan pada umumnya akan lebih baik dari sekarang ini ), 2)  guru akan semakin giat dan bermutu, 3) YANG SANGAT FONDMENTAK ADALAH DIPERKIRAKAN KALAU DIHITUNG DARI LKS SD, SMP DAN SMA  MAKA AKAN MERINGANKAN BEBAN ORANG TUA SERTA NEGARA DAPAT MENGHEMAT PALING TIDAK DIATAS 2-3 TRILYUN / TAHUN, .... WADUH-WADUH-WADUH .... MARI KITA BERPIKIRAN JERNIH JAGAN PUTAR BALIKAN FAKTA DENGAN BERBAGAI DALIH DAN DIPLOMATIS, BILA SENGAJA MENGKONDISIKAN MENCARI KEUTUNTUNGA TERSTRUKTUR DARI PRODUKSI BUKU KHUSUSNYA LKS.... INGAT SIAPAPUN YANG TERLIBAT MAKA  " DIA " ADALAH SEBAGAI PENGKINAT BANGSA...... DAN AKAN MENJADI TUNGKUNYA API NERAKA.... SELANJUTNYA MARI KITA MONITORING KURIKULUM 2013 DAN BUKU SERTA LKSNYA BAGAI MUTUNYA....

SINERGISKAN " NATURE - NURTURE "



PERAN  " NATURE AND NURTURE ' AKAN MeNJADIKAN KEHIDUPANN KITA UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN TANPA CACAT....

SUKSES TANPA CACAT  TUGGGU  INFO BERIKUTNYA.........
.....

RENUNGAN KARER

 RENUNGAN DI ULTA 11 APRIL 2013

kombinasi antara nasib dan takdir merupakan suatu perbuatan yang harus ditekuni dan di jalani dengan penuh kesungguhan serta ketulusan, tanpa itu secara pribadi kita akan terlahir sebagai individu yang cingeng, individu reaktif, individu pengemis, individu pisimistis, dan akhirnya individu yang dubayang- bayangi waham dan phobia akan nasib dan masa depan sendiri. padahal masa depan sepenuhnya terletak di tangan diri sendiri serta tergantung apa maynya diri sendiri, sedangkan tuhan hanya memberi restu dalam bahasa imiah hanya " mengiakan " selagi yang dikerjakan sesuai dengan ajaran-Nya.

xerita ini merupakan kisah nyata, walau tdk sedikit orang memalingkan muka bila membaca cerita ini, bahkan malah ada diantaranya yang berkata " ah bapak /  anda sombong ", satu prinsip yang harus dipegang yeguh jangan gampang goyah apapun yang dikatakan oleh orang lain, sebab mereka tdk akan ntahu isi hatin kita,  yang penting satu prinsip itu karena anda semua tdk pernah mengalami apapun yang saya alami, kalau saja anda mengalami jangan-jangan anda semua tdk mampu untuk berada pada posisi anda sekarang... ?????????, dan perlu bersikap cerdas bagwa pada saat sekarang yang serba sulit akibat proses medernisasi yang tdk diimbangi dengan kesiapan diri untuk ikuy secara aktif, maka dampaknya tdk sedikit justru " banyak diantara anda semua yang merasa senang melihat oranh susah " , sikp inikah yang harus diikuti.... ??? wah nanti dulu.... itu bukan saatnya dan bukan type diri ini, rasanya  sudah tdk levelnya untuk mentimpai dan menunjukan sikap sempit yang tdk bernilai 

Apapun kata orang itu hak mereka, sebagai pendidik profesional, tetaplah bekerja sesui standar, jadikan diri yang bernilai tinggi untuk kemaslahatan umat sesuai kapasitas dan kemampuan dalam bidang pengabdian panjang uang secara nyata telah dilwati tiga dikde pengabdian al ; pertama sebagai peerawat puskesmas 1981-1991, beralih menjai guru perat dan bidan serta dosen akademi keperawatan 1991 - 2002, selanjutnya menjadi dosen s1 dan s2 di salah  satu PTN 2002 -  2013 /sekarang, bersyukur dari ketiga dikede ini kombinasi nasib dan takdir cukup untuk menjalani hidup ini degan rasa nano-nano.

Easa nano-nano dalam kehidupan sesungguhnya itulah tanda nikmat dan damainya hidup ini, sebab bila ada kehidupan yang selalu terlihat manis, selalu terlihat damai, selalu gemerlapan, maka itulah sesungguhnya perjalanan hidup yang justru banyak kemunafikaannya, dan bantak topengnya.

Kepada teman mhsiswa s1 dn s2 terutama yang sudah menjadi sebagai pendidik, belajar dan bekerjalah dengan penuh kesungguhan, bersyukurlah karena kita diberikan kesempatan mengemban tugas mulia berupa membebaskan manusia dari kebodohan, padagal diri sendiri masih banyak " bodohnya " , satu modal agar tetap bertahan adalah jalani kehidupan dengan hati yang damai dalam keadaan sesulit apapun, kendalikan hasrat untuk tidk menjadikan keceriaan  sebagai tampilan, karena keceriaan adalah semu dan bersifat matarei.......

OLEH SEBAB ITU JADILAH GURU YANG BAIK ATAU TDK MENJADI GURU SAMA SEKALI...... SEMOGA......AMIN.....

Senin, 25 Maret 2013

PROFESI PENDIDIK

PROFESI PENDIDIK

tulisan ini bersifat kajian empris dan refleksi pengalaman serta hasil visualisasi baik pada saat melaksanakan tugas keseharian maupun dari hasil penelitian bahkan dari hasil perenungan umum yang bersumber dari berbagai media yang selanjutnya diproses sebagai internalisasi pemikiran yang dituangkan dalam tulisan ini.
Puji syukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan kepercayaan dan kemampuan untuk menekuni bidang pendidikan yang berawal dari dan sebagai pendidik pada sekolah perawat kesehatan, sekolah bidan dan Akademi Keperawatan  dari ntahun 1990 - 2002, tdk sedikit pengalaman yang didapat baik yang menyenangkan bahkan yang menyakitkan sebagai akibat pengaruh lingkungan kompetitif yang tdk siap dan tdk mampu untuk memfasilitasi serta menciptakan iklim yang kondosif baik secara personal, bahkan kearah kompetif yang pada akhirnya berujunf kepada tindakan zalim.
Kondisi umum ini menarik dan sangat bermanfaat  sebagai bagian dari proses pendewasaan, sexara intitusional kondisi pendidikan bangsa ini pada umumnya secara kuantitatif cukup baik akan tetapi secara kualitatif baik institusi maupun personality masih memerlukan pemikiran yang strategis, dan membutuhkan komitmen dari semua pihak, terkhusu lagi dari aspek pendidik ( guru dan atau dosen ), yang diyakini mereka telah dengan sengaja dan niat yang tulus menjatuhkan pilihannya sebagai pendidik, bila tdk maka dipastikan akan menjadi guru / dosen yang mengabaikan tugas dan fungsi pokoknya, kalaupun dilaksanakan terkadang tidak mencapai kulminasi, kondisi inilah yang perlu mendapatkan perhatian bagi semua pihat termasuk lembaga pendidikan tenaga pendidik baik jenajng strata 1, 2 dan 3, jangan sampai ada kesan hanya sekedar mencari satu lembar kertas yaitu ijazah.
Keadaan empiris menjurus sduah banyak contoh guru yang brutal berupa memukul murid, ( menyakiti murid dalam aspek psikologis maupun fisik ). Perlu dipertanykan atau dikaji ulang kepada guru/dosen yang tdk profesional secara kinerja unuk dipertimbangkan dikembalikan sebagai staf TU, Kepada pejabat yang berwenan diharapkan lebih adil dalam memandang serta bertindak atas dugaan bila ada diantara guru atau dosen yang bermasalah agar dilakukan kajian yang mendalam, adil dan memilki prisip pembinaan bukan pemusnaan, karena keberhasilan guru dan pimpinan relatif sama ia dikatakan berhasil bila mampu mengantarkan muridnya beprestasi serta menjadikan stafnya maju kebih baik, BUKAN DI JADIKAN  SEBAGAI PRAKTEK UJICOBA KEKUASAAN DAN KEWENANGAN DENGAN CARA MENGHAMBAT LAJUR  VERTIKAL PERSONAL GURU/DOSEN YBS.

SEMOGA.....

Jumat, 15 Februari 2013

CARA MENCAPAI SUKSES YANG SEHAT

STRATEGI DASAR MENUJU SUKSEFULL

Benyak bahkan hampir semua umat manusia, khususnya di Negeri ini ( Indonesia ), yang silau melihat kegemerlapan hatya bendan yang di pakai bahkan dipamirkan oleh sang pemiliknya, karena tidka dipungkiri hal tesrsebut bagi sebagian oeang adalah merupakan bukti bahwa seseorang telah memperoleh keberhasilan / sukses, TERMASUK KEGEMERLAPAN YANG DIPEROLEH OLEH PARA KORUPTOR ATAU PUN PEJABAT/PENGUASA NEGERI INI YANG DIDUGA SEBAGAI PELAKU KORUP, sehingga orang-orang yang gemerlapan ini selalu terlihan ceria bila tampil dipermukaan, yang sesungguhnya secara internal sesungguhnya mereka mengalamai gangguan kejiwaan yang bersifat pluktuatif, mulai dari yang paling ringan, sedang bahkan hingga berat dalam bentuk " lupa " / dementia sinillis....

Padahal sesungguhnya orang yang suksesful adalah apabila ia merasakan kedamaian yang hakiki, walau dalam kehidupan materi seseorang tidak diliputi oleh tumpukan uang, harta yang gemerlapan, tapi mereka justru memiliki dan dikaruniai oleh Allah SWT suatu sifat dan karakter dengan hati yang bening dan luas, seluas samudra, dan sebening salju.

Untuk ini ada beberapa strategi untuk memperoleh sukses dan kedamaian yangdiredhoi Allah SWT yantara lain: 1) Jujur, 2) tangguh, 3) Cerdas, 4) tertitib, 5) teratur, 6) disiplin, 7) berani, 8) kerja keras, 9) terbuka, 10) toleran, 11 ) kebersamaan, 12) sehat jasmani dan rohani, 13) flural, 14 ) pemberi, dan 15 )  qalbun salim, 16) jati diri, 17) tentram, 18 ) kerja sama, 19) adil serta 20) bersyukur.

Koruptor, lebih keji dari zionis dan perkosaan

Rabu, 30 Januari 2013

KEZALIMAN

19 JANUARI 2012 - 19 JANUARI 2013

Sjak dikeluarkannya sanksi oleh rektor untirta sdr sholeh hidayat, yang notabinya dia adalah palgiator yang pada saat itu oleh senat Untirta hanya diberikan sanksinteguran lisan sewaktu nybs menjabat sebagai ketua LPPM, pada periode rektor Rahman Abdullah, 

Selanjutnya ybs justru terpilih menjadi rektor, dan sejak itulah aroma dan nuansa pribadi penghambatan proses permohonan kenaikan jabatan ke GB an saya sendiri makin tersendat, yang saat itu memang ybs tdk ikhlas atas usulan saya tersebut dengan bukti2 amarah pada PR I karena ybs tdk menjadi pembimbing/penilai saya sebagai calon profesor

klimaksnya akhirnya sytan berpihak kepada saya dengan cara melalui perpanjangan tangan sholeh hidayat telah menjatuhkan sanksi tanpa alasan yang jlas dengan tuduhan saya menyelipkan artikel pada terbitan jurnal triadik uneib bengkulu, yang katanya pelanggaran ETIKa, dan katanya telah di adili oleh komisi etika UNtirta, padahal saya sendiri belum pernah dipanggil oleh komisi etika Untirta, dan secara sepihak njustrubrektor Untirtalah yang langsung menjatuhkan sangsi dalam bentuk : dibebaskan dari segala jabatan tambahan ( ketua jaminan mutu saat itu ), jujur untuk ini tanpa masalaha inipun selama sholeh hidayat menjadi rektor saya sdh mempredeksi tdk akan pernah dilirik oleh ybs, dan sangksi kedua ditunda kenaikan GB  satu priode ( 1 th ) harusnya, tp ybs dibuat ,emkadi 2 th,

atas kejadian ini sepenuhnya saya serahkan kepada allah SWt, sebab bila ada kezaliman saya yakin pembalasan dr allah yg lebih pahit cepat atau lambat akan diterim a oleh ybs, Sekarang saya hanya menuntu keadillan allah, dan berdoa semoga kezaliman akan mendapar ganjaran dari Nya amin....

dan saya pun bersyukur tak terasa 19 januari 2013 sdh berlalu dengan penuh kedamaian, saya berdoa semoga perjalanan 2013 hingga 19 jan 2014 dimana saat kezaliman ini berakhir allah akan senantiasa memberikan kemudahan, kedamaian, ketenangan hdidup serta keberhasilan tanpa cacat dan tanpa kezalaman dan yang terpenting tanpa penyelsalan, karena saya yakin sdr. sholeh hidayat telah menanamkan benih penyesalan sepanjang hayat atas kezaliman yang dia timpakan kepada saya

semogga Allah SWT senantiasa memberikan taufik dan hidayah serta rejeki yng berlipat ganda di setiap aliran nadir kehidupan sepanjang masa hingga dunia akhirat kepada sya dan keluarga amin..amin...amin,,,

Sabtu, 29 Desember 2012

NASIONALISME

RENUNGAN  AKHIR TAHUN 2012

patut kita panjatkan puji syukur dan terima kasih yang tak terhingga ( 00 ) kepada tuhan YME, atas segala karunia, taufik dan hidayah serta limpahan rahmat dan rejeki yang tak henti dan berlimpah ditahun - tahun yang lalu khususnya di tahun 2012 yang kurang lebih 48 jam akan segera berakhir, khusus buat saya pribadi yang ditahun 2012 tepatnya 11 April 2012, telah diberi waktu mencapai tahun emas diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menghirup udara segara dialam nan fanah ini, dan dalam pengabdian kepada nusa dan bangsa saya bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan ladang ibadah dalam bentuk pengabdian selama 30 tahun sebagai pegawai negeri sipil dengan perjalanan pengabdian 8 tahun sebagai perawat puskesmas dan 12 tahun sebagai guru perawat, guru bidan dan dosen akademi keperawatan, dilingkungan depatermen kesehatan RI, serta 10 tahun mengabdi sebagai dosen Untirta ( 01 Niovember 2002 ) hingga srtikel ini ditulis.

Selama rentang waktu dan perjalanan pengabdian ini diri ini tidak mampu memberikan apapun kepada negara dan bangsa ini, apalagi memberi kepada ALLah tdk ada sama sekakli, kecuali hanya meminta dan meinta kepada Tuhan agar senantiasa diberikan kesehatan, keselematan dan rejeki yang halal dan layak serta mencukupi untuk kehidupan keluarga dan kemasyarakatan.

Selama rentang waktu dan perjalanan hidup serta pengabdian yang telah diberikan kesempatan oleh Allah SWT, patut saya syukuri karena dalam kurun waktu 3o tahun sedbagai PNS alhamdulillah tuhan telah memberikan bimbingan yang bterbaik sehingga hambamu ini terhibndar dari MEMBENANI NEGARA, DAN TDK MEMAKAN HARTA NEGARA YANG BUKAN HAK, dan saya bersyukur walau tdk menduduki suatu jabatan strategis kecuali dosen, sehingga diri ini terhindar dari harta yang berlimopah serta terhindar dari napsu seraka, yang justru dapat merugikan negara dan bangsa khususnya masyarakat 

Dari perjalanan panjang ini hamba Allah ini senantiasa berusaha untuk menjaga keseimbangan serta melawan setiap kekerasan dan tindasan yang datang semata-mata hanya menggunakan hati nurani, tak pernah berkata-kata, karena diri ini memberikan kesempatan kepada orang-orang yang telah berbuat zalim selama ini untuk membuka hati dan bertanya akan kebenaran tindakan yang mereka lakukan untuk bangsan dan terhadap diri ini.
Bila tindakannya menyimpang dan merugikan bangsa dan masyarakat maka " INILAH SOSOK PRIBADI YANG INNASIONALISME " TERMASUK  ANAK BANGSA YANG TERJUN DALAM KANCA KESERAKAAN DAN KORUPSI, LEPAS SAMASEKALI DARI SIFAT NASIONALISME.

semoggaaaaaaa......