Senin, 14 Oktober 2013

AKHIRNYA INILAH KENYATAAN

BICARA REALITA

Tdk sedikit manusia dimuka bumi ini yang tampil sebagai pahlawan kesiangan, bahkan sebelumnya sering menghujat, yang palimg hebat lagi merasa dirinya paling berperan. Dimalam takbiran idhul adha ini saya ingin mengunkapkan realita yang sesungguhnya, karena selama ini suadah lima tahun lebih saya paksakan berpuasa untuk tdk mau terjebak pada perdebatan yang seharusnya tdk perlu diperdebatkan, akan teapi krena ada orang-orang yang mengaku paling tahu, padahal sesungguhnya dia tdk tahu sama sekali apa yang terjadi dan bagaimana proses yang sesungguhnya.

Para pembaca dan yang berkepentingan yang Budimana, izinkan saya membuka realita riwayat berdirinya  Pascasarjana Untirta, awalnya saya diberi kepercayaan sebagai ketua tim pendidirian Pascasarja Untirta oleh Prof. Dr. H. Yoyo Mulyana, M,Ed,  pada pertengahan tahun 2007 ( karena padaa saat itu saya koodinator pascasarjana UNJ kelas Untirt dari tahu 2005 ), dengan kepercayaan tersebut saya mulai menysusn  proposal pendirian pascasarjana dengan prodi Manajemen Pendidikan dan Pendidikan Bahasa Indonesia, yang setelah disampaikan ke Dikti proposal tersebut smpat tdk diproses  dengan alasan karena Prodi Manajemen Pendidikan sudah banyak, akibatnya  usulan ( proposal yang ditususun dan tdk ada satupun orang untirta yang ikut menyususn ) menjadi tertunda, blm diproses hingga mendekati bulan puasa tahun 2008, 

Kurang lebih 3 hari lagi masuk puasa di tahun 2008, saya mendapatkan telpon dari " penghubung " di Diknas, bahwa bagian perizinan minta diundang untuk vistasi tentang proses dan kelanjutan proposal pendirian pascasarjana Untirta, singkat cerita saya telap dan datanglah pejabat bagian perizinan dua orang keruang kerja saya yang saat ini menjadi ruang kuliah no 52, diruangan itulah atas perundingan dan hasil buah pikirn saya dengan pejabat tersebut ( nama pejabat saya rahasiakan ), membahas alternatif nama prodi sebagai penganti prodi Manajemen Pendidikan, yang saat itu ada dua pilihan saya tawarkan kepada pejabat tersebut yaitu : Prodi Manajemen Pembelajaran dan Teknologi Pembelajaran, singkat cerita akhirnya pejabat tersebut menanyakan kepada saya bagaimana kalau kita ambil Teknologi Pembelajaran saja, spontan saya jawab ok saya setuju, setelah itu saya jamu pejabat tersebut di rumah makan sup ikan taman,

Setelah kunjungan berkhir, keesokan harinya  dengan penuh semangat saya bongkar proposal Manajemen Pendidkian dirubah dan di sempunakan menjadi Teknologi Pembelajaran,.. INGAT...INGAT...INGAT WAHAI TEMAN-TEMAN.. BUKAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN, TAPI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN ( TPm )  ini singkatan resmi yang saya buat diawal penerimaan mahahsiswa baru yang singkat ceritanya kurang lebih 8 bulan berkutnya sejak proposal teknologi pembelajaran dimasukan sebagai pengganti proposal MP, turunlah izin operasional tepatnya Tgl.... tahun 2009, dengan SK......???? 

Perlu diketahui untuk kurikulum TPm dengan kodenya  yang sekarang sudah terjadi perubahan walau sepertinya perubahan yang dilakukan justru  mengaburkan ciri khas TPm itu sendiri, dan bhkan sudah ada konsentrasi MP, walau dalam pembuatan tesis belum dihargai... sedangkan untuk kurikulum Pendidikan Bhs Indonesia saya ditolong oleh teman saya dari universitas negeri Bengkulu, karena teman-teman  PBI Untirta saat itu tdk peduli untuk memberi bantuan kurikulum pbi, sedangkan TPm, murni saya susun sendiri dengn fokus  100 persen untuk perbaikan kualitas Pembelajaran, artinya diperuntukan bagi teman-teman yang berminat memperbaiki kualitas mengajar nya baik sekolah dikdasmen maupun di PT  dengan cara mengikuti kuliah di S2 TPm Unirta, 

Eh... EH,,,EH,,,ADA KEJADIAN Aneh tapi nyata  bin ajaib,    seiring waktu terus berjalan, ada seseorang yang mengaku-ngaku paling tahu bahkan mengaku membuat prooposal, lebih fatal dan menggelikan lagi ADA SESEORANG YANG BERKATA DIIHADAPAN SAYA,,, INI CERITANYA: " SAYA BERTERIMA KASIH KEPADA PAK SUDADIO, SEIRING DENGAN SAYA TAMAT SEKOLAH... EH YANG TADINYA PAK DIO USULKAN PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN, TAPI MALAH YANG TURUN PERSETUJUANNYA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN.... HATIKU BERKATA .....HA-HA-HAHHHHHAAAAA... LIMA TAHUN INI SAYA PENDAM, TAPI BELAKANGAN SEPERTINYA MAKIN JADI, " saya tdk bermaksud apa-apa kecuali hanya meluruskan sejarah semata, dan saya kasihan kepada orang-orang yang ngaku-ngaku ini apalagi " BAPAK.ITU.... CUMA ADA DILAGU PAK...."  KALAU SEMANGKA BISA BERBUAH MANGGA...., DIA TDK TAHU BAGAIMANA PROSES DAN CERITA PERGANTIAN DARI USULAN  MANAJEMEN PENDIDIKAN MENJADI PRODI TEKNOLOGI PPEMBELAJARAN, MAKANYA PAK HARUS JUJUR JANGAN AROGAN, JABATAN BOLEH TINNGI, KEKUASAAN BOLEH MENGGURITA,  akan TAPI TATAKRAMA dan kejujran serta sportivitas harus tetap di dahulukan Pak, TERTAP DITEGAKAN PAK WALAU SEKALIPUN BAPAK BERHADAPAN DENGAN " ORANG KECIL ", BUKAN APA-APA KARENA BANYAK TINDAKAN ANDA YANG JUSTRU MENGGAMBARKAN KETIDAK PROFESIONALAN ANADA SENDIRI... caranya adalah mudah selalu dan selalu UNTUK membiasakan yang benar pak, BUKAN MEMBERNRKAN YANG BIASA pak..., alias jujurlah engkau kepada rumput yang bergoyang,.. inilah kisah nyata realita dan faktual,... yang mungkin bisa membuka ckrawala atau paling tdk menetralisir kebohongan agar yang berbohong dapat terhindar dari penumpukan dosa  secara terus menerus dan  berkelanjtan..... bersambung.....

wassalam : sudadio

KEJUJURAN DAN PENGORBANAN

KISAH KEHIDUPAN

Hidup adalah pilihan, hidup adalah perjalanan, Hidup adalah pengorbanan, sekali kita memilih untuk hidup, maka sudah barang ntentu kita semua harus siap menghadapi resiko, seburuk apapun resiko yang akan diterima. Biala kita menyadri hakikat kehidupan dan hidup maka tdk ada yang perlu di kwatirkan, apapun itu, dan apapu yang akan diperbuat oleh orang-oranmg yang berada disekekling kita.

Perlu disadari sesungguhnya Allah YME tidak pernah menyuruh manusia hidup,  tapi Allah SWT hanya  menghidupakan umatnya, selanjutnya untuk hidup manusialah yanh harus berusaha, sudah barang tentu usaha / kerja yang sesuai dengan ajaran Tuhan, tdk menyerobot hak orang lain, tdk menindas orang lain, tdk menyikut orang lain, tdk menzalimi orang lain, TDK JUGA CENGAR  CENGIR TEBAR PESONAH BIAR DIANGGAP RAMAH, DIANGAP BAIK, ATAU SEKEDAR TIPU MUSLIHAT ATAU TIPU DAYA UNTUK MEMPERDAYA  DAN DEMI KELANCARAN SERTA KELANGGENGAN SESUATU YANG SEDANG IA DAPTKAN... PADAHAL SESUNGGUHNYA DIBALIK ITU DIA TDK LEBIH SEBAGAI DRAKULA... INILAH CERMIN PANGGUNG POLITIK, PANGGUNG PEMIMPIN BANGSA INI, penuh panggung sandiwara.... untuk itu marila waspada dengan tebar pesona orang-orang terdekatmu... siapa tahu dia sedang atau ingin mengkadali diri mu... bahkan dia mau jadi drakula untuk menghisap darah mu... tulisan ini refleksi pengalaman 33 tahun menjadi abdi negara termasuk 11 tahu diuntirta...

QURBAN

QURBAN DAN PENGORBANAN

Selamat menunaikan Hari Raya Qurban ( hari raya Idhu Adha ), kepada kedua orang tuaku ( yang telah berada dipangku Allah SWT,  dan  kepada orang tua mertuaku,  istri dan anak-anakku, saudara - saudaraku dan semua sanak familiku, serta khususnya kepada seluruh mahasisiswaku ( S1 dan S2 ) di Untirta, tanpa kehadiran kamu-kamu semua hidupku dan pengorbanan serta pengabdianku tidak berarti apa-apa, dan semoga segala bentuk curahan dan pengorbanan yang telah kita sumbangankan unuk bangsa ini, untuk membesarkan anak, untuk mendoakan anak, untuk mendidik anak serta peserta didik dengan penuh kelembutan dan kasih sayang senantiasa akan memberikan kedamaian dan serta kebahagiaan kepada kita semua... amin...amin...amin.

Pada kesempatan ini pula marilah kita semua bertafaqur diri, sudah pantaskah untuk membusungkan dada dengan apa yang kita semua lakukan, dan apakan sudah pantaskah dengan apa yang engkau dapatkan dengan apa yang engkau berikan untuk kemajuan bangsa serta dalam mensejahterakan penduduknya, ataukah engkau tdk bedanya sekedar  BENALU ATAUPUN DRAKULA yang tdk lebih tdk kurang sebagai penghisap semata,  atas segala yang telah diperbuat marilah kita semua menyadari dan sadar diri agar jangan sampai kehadiran diri justru menjadi beban atau membuat negara ini menjadi rugi, belajarlah unutk bersikap jujur, untuk bernai menerima dan mengakui kenyataan secara sportif bahwa engakau adalah bagian orang-orang yang seraka, yang senantiasa bersandiwara dan menutupi keburukanmu dengan kekuasaanmu, dengan powermu, beranikah engkau jujur untuk mengakui keberhasilan orang lain, dan beranikah engaku jujur untuk berkata bahjwa emang engkau lebih buruk dari pada orang lain yang engkau pandang buruk....

Inilah suatu pengorbanan sejati yang justru lebih mulia dari sekedar qurban, pengorbanan senantiasa bersifat objektif, karena dirasakan lahir bantin oleh orang lain, sedangkan qurban lebih bersifat abstrak, karena tdk tahu serta tdk menjamin dengan qurban iman seseorang akan meningkat, atau hanya sekedar meningkatkan IMAN VERTIKAL, DENGAN wujud kehidupan horizontal tdk bermakna apa-apa, bahkan iman sosialnya makin seraka...makin mendrakula.... salaaaammmmm....

Sabtu, 12 Oktober 2013

MUTU

MUTU
orang lain berharap mutu dari diri, dan diri sendiri juga berharap mutu dari orang lain,  sementara disi lain banyak atau tdk sedikit orng-orang hanya memberikan layanan dengan apa adanya, tdk sungguh-sungguh, tidak terkecuali layanan mulia yang seharusnya menduduki peringkat dan perhatian utama bagi semua pihak yaitu jasa  layanan pendadidikan.

Padahal perbaiksn dan peningkatan mutu pendidikan sesungguhnya tdk sulit untuk dilakukan, prinsipnya mulailah dari diri sendiri, dari yang terkecil dan dari yang paling mungkin sesuai kemampuan dan kapasitas masing-masing, perbaikan mutu pendidikan merupakan perilaku yang berbeda yaitu" setiap perbuatan, perkataan, dan tindakan lebih baik dan memenusi atau sesuai standar dari  sebelumnya adalah salah satu bentuk perbaikan mutu pendidiksn ".
 
Jabatan guru ataupun dosen merupakan jabatan yang sangat muliah, karena ia diberikan kesempatan dan kompetensi oleh Tuhan untuk mencerdaskan ciptaan -Nya, tapi tdk sedikit diantara guru atau dosen yang dalam menjalankan tugasnya mengabaikan nilai-nilai profesional serta sebagaimana yang telah ditetapkan dalam standar profesi, lebih keliru lagi tdk sedikit bahkan hampir semua guru atau dosen merasa dirinya  sebagai penentu keberhasilan peserta didiknya, padahal tidak lebih tdk kurang peran sentral dan strategis guru akan lebih mulia bila ia menyadari bahwa ia hanya sekedar menjalankan tugas sebagai CUSTOMERS SERVICES BAGI KEBERHASILAN DAN  KEPUASAN PEERTA DIDIKNYA.
 
Untuk menjadi guru yang ideal yang memiliki kemampuan, kemauan, serta dedikasi, guru haruslah memiliki karakter unggul yang divisualisasikan dengan kemauan dan dedikasi  yang tinggi dalam setiap pengabdiannya, YANG DTANDAI DENGAN PERILAKU MANDIRI, KREATIF, INOVATIF,  DAN PROAKTIF DENGAN MENGUTAMAKAN PRESTASI KETIMBANG PRESTIGE.
 
sementara seburuk-buruknya guru atau dosen adalah yang senantiasa berjiwa arogan: baik arogansi keilmuan. maupun arogansi power, sebab pada guru otomatis melekat dan mengemban misi sebagai leader dan menager dalam kelas. kepada yang memiliki tugas tambahan sebagai kepala sekolah, sebagai rektor, sebagai dekan dlll, berkerjalah demi dan untuk kepuasan customers, hindari dan jangan jadikan dirimu sebagai " Dracula is Leadership ", karena perilaku itu sangat buruk dan itu tdk pantas, karena bukan pemimpin struktural tapi pemimpin fungsional....tulisan in disampaikan karena tdk sedikit justru guru dan atau dosen atau para kepala/pemimpin institusi pendidikan justru ikut andil dalam memperburuk mutu pendidikan...

REFLEKSI

perjalanan spiritual

terima kasih ya Allah atas segala kesehatan, kesempatan  serta kepercayaan Mu, atas segalah kesempatan yang telah diberikan kepada hamba Mu ini hingga kini masih diberikan kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa tercinta ini sebagai abdi negara sejak 02 januari tahun 1982 yang lalu, perjalanan panjang sebagai perawat puskesmas, dan sekolah, selanjutnya sebagai guru dan dosen perawat, bidan dan akademi keperwatan sejak thun 1990 hingga 2002, dan selanjutnya Engkau berikan kesempatan hamba Mu untuk mengabdi sebagai dosen di PTN lingkungan Diknas sejak 2002 hingga tulisan ini dibuat, dan hamba mu berharap semoga di umur setangah hari ni selanjutnya enkau masih memberikan kesempatan untuk tetap mengabdi hingga akhir hayatku Ya Allah... 

Pengabdian panjang tdk dan belum berarti apa-apa  bila dibandingkan dengan apa yang Engku berikan pada hamba Mu ini, atas segala kekurang, kesalahan dan kekeliruan selama mengabdi sebagai perawat maupun sebagai guru dan dosen hingga kini, terutama apabila ada diantara para peserta didikku yang merasa disakiti atau tersakiti dengansegala kebijakan dan proses pendidikan yang selama ini hamba jlankan, aku mohon maaf dan mohon ampun kepada Mu ya Allaah...

Kepada para murid / mahasiswaku, ketahuilah sebaik-baiknya seorang guru bila ya selalu bertindak tegas sesuai standar profesi dan selalu tampil profesional, standar proses yang ketat, disiplin, dan terukur ( LEPAS DARI TAMPILAN DAN PERILAKU TEBAR PESONA SEBAGAI PENCITRAAN ) sebagai seorang dosen yang hanya menginginkan pijian kata " BAIK " dari murid mu, keramahan dan kelonggaran bahkan kelembutan yang kamu lakukan merupakan bentuk dari kesalahan besar, JALAUPUN TEBAR PESONA YANG KAMU BERIKAN BERHASIL MEMIKAT DAN MENDAPAT PREDIKAT DOSEN BAIK, jangan bangga sebab jangan-jangan orang yang mengatakan kamu dosen baik itu adalah kaummu yang sedang salah langkah, salah dalam menentukuan pilihan figur, salah dalam memberikan penilaian sebagai akibat hanya ingin memenuhi hasrat kebebasan, dan lebih  BURUK LAGI KARENA DOSENNYA TELAH MEMBERILKAN PELAJARAN YANG MENYENANGKAN DALAM KONTEKS  YANG KELIRU NYAITU : MHSNYA SENANG KARENA GURU / DOSENNYA JARANG MASUK, DAN JARANG MEMBERI TUGAS, LEBIH FATAL LAGI KALAUPUN MASUK TDK DISIPLIN, ATAU KALAUPUN MENGAJAR HANYA MENGGUNAKAN  SEPARUH WAKTU SETELAH ITU BUBAR, ketahuilah wahai mhs ku, jangan menabung pesona, karena pesona itu palsu, tapilah tabunglah realita, karena biar penyakitakan tapi realita itu membahagiakan 



Sebagai pendidik sejak tahun 1990, saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh peserta didikku yang telah menyadari akan arti penting DISIPLIN, terutama yang saya terapkan yaitu hanya boleh terlambat masuk LIMA MENIT, bila lebih mhs ybs tdk boleh masuk kels, bagi yang merasa itu tdk baik, mulailah merenung, agar dapat menemukan ARTI BAIK DAN BENAR ITU, dan biasakanlah untuk mengerjakan atau berbuat yang benar, TAPI BUKAN / TDK MEMBENARKAN YANG BIASA, BIASAKANLAH UNTUK MENAMPILKAN PRESTASI, BIARPUN TANPA PRESTIGE, biasakanlah untuk berbuat buruk pada diri sendiri klau itu memang kemauan mu, sebelum kamu berbuat buruk kepda orang lain.INGATLAH KUALITAS ITU TEBENTUK DAN DIAWALI OLEH KEJUJURAN, TANPA KEJUJURAN MAKA DIRIMU AKAN TAMPIL HAMPA, HANYANSAJA DIRIMU BERUSAHA UNTUK MENUTUPI KEHAMPA ITU, KARENA ORANG DISEKELINGMU SDH TDK PEDULI AKAN DIRIMU, SEHINGGA FATALNYA MALAH KAMU MAKIN MERASA DIRIMU HEBAT DAN KUAT... itulah pribadi hampa, itulah pribadi yang rugi ... selamat untuk tampil terbaik tanpa perlu dipuji... amin...,

SELAMAT KEPADA GARUDA MUDA

SELAMAT KEPADA GARUDA MUDA, SELAMAT KEPADA INDONESIA

Terima kasih Tuhan atas segala kekuata, kesehatan dan kesempatan yang telah Engkau berikan kepada putra - putra terpilih bangsa Indonesia dalam pertandingan pra piala Asia yang memenangkan pertandingan -3-2 atas Korsel yang merupakan juara bertahan 12 kali, nilai petandingan ini ( 12 oktober 2013 ) jam 20.--10.15 wib, merupakan dan menyamai nilai pertandingan FINAL/

Kemenangan ini adalah anugra Ilahi, ditengah-tengan carut marut kaum elit bangsa ini, carut marut terutama selalu berhubungan dengan masalah UANG DAN UANG, APALAGI KALU BUKAN KORUPSI, YANG DILAKUKAN OLEH KAUM ELIT, YANG BERWAJAH DARAKULA, BERWAJA LINTAH, BERWAJAH BUAYA, DAN BERPERILAKU SINGA SANG RAJA RIMBA.

Wahai  kaum - kaum terhormat, kemana dan dimana rasa malu dan hati nuranimu, kamu sduah terlalu kaya-dan kaya raya, tapi kenapa hati mu jadi beku tidk memiliki " RASA " empati sedikitpun kepada bangsa ini yang selalu kau hisap bagaikan DRAKULA, ITULAH YANG PANTAS UNTJK SEBUTAN BAGI PARA PEMIMPIN BANGSA INI, TERKHUSUS PEMIMPIN YANG KORUP DAN HANYA TEBAR PESONA MAKA MEREKA PANTAS MENDAPAT PIAGAM PENGHARGAAN SEBAGAI " leadership is Dracula ",

Lihat dan belajarlah dengan garuda muda, mereka menetesKAN buah-buah keringat, mereka berangkat dari keluarga-keluarga yang sederhana, yang jauh dari bergelimang harta sebagaiman yang TUA-TUAN DRAKULA MILIKI, TAPI MEREKA TELAH BERBUAT MULIA UNTUK CITRA BANGSA INI, bukaN seperti perbuatan mu wahai tua-tuan drakula yang justru memperburuk citra bangsa ini, bila saja anak bangsa ini dibina tapa dipayungi oleh pemimpin drakula saya yakin AKAN LAHIR BANYAK LAGI GARUDA-GARUDA MUDA BERIKUTNYA... AMIN..

sekali lagi selamat atas keberhasilan garuda muda, teruslah berjuang untuk bangsa, jangan pernah merasa puas, bersyukurlah kepada Tuhan atas segala yang didapat, semoga langkah berikutnaya senantiasa mendapat redho dari ASllah SWT, dan atas segala Kezoliman yang telah diperbuat oleh para pemimpin, MULAI DARI PEMIMPIN RT HINGGA PRESIDEN, dibuka mata hatinya untuk segera kembali dan sadar akan kezaliman yang mereka lakukan dari waktu kewaktu dari generasi ke genarasi, bila mereka tdk mau sadar dan tdk meu kembali dan menghentikan segala bentuk kezaliamn, hamba mohon agar engkau dapat memberikan ganjaran yang setimpal dan seadil-adilnya atas perilaku zalim para pemimpin drakula bangsa ini amin---amin--- amin ya rab. allamin.....
 

Jumat, 11 Oktober 2013

SANG JENDERAL " SANG PEMIMPIN "

PEMIMPIN YANG MENYEJUKAN UMAT

Jabatan boleh tinggi, bahkan setinggi langit, harga diri boleh tinggi setinggi bintang dilangit, kekuasaan boleh merasa paling berkuasa, dan presiden memang dialah segalanya sang penguasa dinegeri tercinta ini, ...

oh presiden...oh sby... rakyatmu berharap sang presiden lebih cerdas, terutama cerdas emosimu, rakyatmu tdk menyukaimu dengan gayamu menanggapi ucapan-ucapan umatmu yang sedang dilanda stress di pesidangan, biarkan mereka berkicau semaunya, ... ingat kebenaran itu tdk akan pernah gugur dengan atau oleh kezaliman/kebohongan..., tdk berarti apap-apa pembelaan sang presiden yang berkata emosional dengan berucap 1000 persenlah, 3000 persenlah,,, kan tdk ada bilangan 1000 persen, yang benar 100 persen, 1 permil alias 1000 persen, aduh... aduh... prsdienku cingeng amat..., 

Rakyatmu memperhatikan dan lebih suka bila bp presiden tersenyum dengan gaya... ah... yang gitu-gitu aja ko... repot..... ok ... bp presiden ... selamt bertugas ... ini saran dan sekaligus harapan terbuka dari refleksi rakyatmu yang engkau percaya sebagai pendidik disalah satu PTN di Banten....semoga makin cerdas... bp presiden...