setiap akhir kegitan memang harus ada evaluasi, evaluasi yang terbaik harus dlakukan dengan pendekatan sistem, begitupun dengan evaluasi belajar, yang pada tahap nasional disebut ujian nasional,m namun demikian perl dicata bahwa ujian nasional buka dan tidak serta merta dapat dijadkan sebagai standar baik atau buruknya kualitas pendidkan nasional, karena nmasih ada tujuh standar lagi yang belum distandar dengan ketat, seperti standar sarana dll, atas dasar ini saya menghimbau agar para politik negeri ini jangan lah dunia pendidikan dipolitisir, oleh sebab itu seharusnya bukan ujian nasional yang perlu ada akan tetapi seharusnya : STANDAR NASIONAL KELULUSAN PENDIDIKAN MENEGAH, DENGAN DEMIKIAN BAGI YANG LULUS SEKOLAH / LOKAL TETAP DIHARGAI SAMA APABILA TIDAK BERMINAT UNRUK MENGAMBIL STANDAR NASIONAL BAHKAN STANDAR INTERNATIONAL SEKALIPUN
SELAMAT BERJUANG ANAK BANGSA KEJARLAH MIMPIMU, SETLAH KAU BANGUN DARI TIDURMU....
Senin, 16 April 2012
Minggu, 08 April 2012
budek dan buta
keberhasilan sang pemimpin dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan pengikutnya / umatnya, akan tetapi sebaliknya kegagalan pemimpin dapat disebabkan karena sang pemimpin telah menjadi budek dan buta...
Minggu, 11 Maret 2012
KEADILAN ETIKA DAN PERLAKUAN
sungguh kasihan bagi orang-orang yang memgang amanh, karena amanahnya telah bertindak arogan bermaksud menegakan kebenaran versi etika akan tetapi telah melanggar kebenaran etika, yang seharusnya dilakukan oleh kelompok etika, tyapi ini dilakukan oleh seorang pimpinan yang langsung menjatuhkan sanksi, iniklah gambaran kedilan, anikah yang dimaksud dengan pedang tajam kebawah dan tumpul keatas, bukankah dilembaga ptn tersebut terdapat mantan plagiat yang tdk dihukum, kalaupun dihukum hany teguran lisan seperti menegur dikaki lima ? ... hancur-hancur bangsa ini dengan tabiat manusia penguasa seperti ini, apalagi dengan tidak memberi kesempatan yang tertuduh untuk mengklarifikasi, hukum secara sepihak.. semoga allah melaknat orang22 yang zolim
Rabu, 25 Januari 2012
KUALITAS MANUSIA
sebaik-baiknya manusia apabila ia bermanfaat bagi orang lain atau bila ia mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain, begitupun dengan kebaikan seorang pemimpin dia senantiasa memberikan kesejukan serta selalu memberikansalauran kominikasi serta menyejukan hati, tidak hanya berperan sebagain pemimpin yang arogan, dan memanfaatkan kelenghan dan keadaan bawahan yang lagi terpuruk,
Senin, 23 Januari 2012
Keseimbangan Versus Berlebihan
hal yang paling sulit untuk dilakukan oleh manusia adalah menjaga dan mempertahankan tingkat keseimbangan tanpa batas, dan bebas batas, serta bebas nilai, kondisi ini akan sangat sulit untuk dilakukan oleh insan-insan dimuka bumi ini, terkhusu lagi bagi insan-insan yang memandang dirinya meras lebih segalanya dari oran g lain, merasa dirinya paling kuasa, merasa dirinya paling benar, merasa dirinya paling berani, merasa dirinya paling loyal, dan merasa dirinya paling terhormat, merasa dirinya paling hebat dan merasa dirinya paling tahu hukum.... dan merasa---merasa---- dstnya,
padahal dibalik perasaan benar yang ia rasakan justru terslip banyak ketidak benaran, dan terslip bayak standar, seperti perlakukuan standar ganda, standar semu, dan standar ketidak jelasan serta yang paling gawat adalah dia merasa telah melaksanakan standar " malaikat ".
Melanggar keseimbangan berati masuk rana kezaliman, kondisi ini sering terlupakan oleh para pejabat dimanapun dan sebagai apapun serta sekecil dan sebesar apapun jabatannya, dan bahkan semakin besar jabatannya cenderung semakin besarpula derajat pelanggaran keseimbangan, dan semakin besarpula masuk rana kezaliman.
Bagaimana tidak aneh tapi nyata, dan benar-benar kejadian nyata sebagai asumsi pelanggaran keseimbangan, seperti memberi sangsi pegawai lebih dari satu jenis sangsi, dengan tanpa memberikan ruang hak jawab apalagi hak membela diri dari seorang pegawai tersebut, inilah salah satu bentu kejadian nyata yang cenderung pelanggaran keadilan/keseimbangan dengan bentuk standar ganda, bagaimana tidak ada orang yang maslahanya jelas dan lebih berat justru hanya mendapat teguran lisan, jangan sememna-mena-mena merapakan sangsi, karena sangsi dan yang memberi sangsi akan dibawa mati, contoh kedua bagaimana mungkin seorang pegawai menilap uang dan meminta uang, tanpa ada sangsi APAKAH SALAH TULIS lebih berat dari KUROPTOR, DAN MEMINTA UANG DENGAN JANJI TERTENTU LEBIH RINGAN DARI PROFESOR PALGIATOR YANG JADI REKTOR ? , APAKAH SIPENGIRIM ARTIKEL PANTAS DIBERI SAKSI BERAT APABILA ARTIKELNYA TERNYATA TERBIT TIDAK MELALUI TIM ARTIKEL ATAU TERNYATA ARTIKELNYA DISLIPKAN TANPA SEPENGETAHUAN SI PENGIRIM ARTIKEL ? JAGALAH KESEIMBANGAN, PERLAKUKAN HAK DAN SANGSI YANG SAMA, KALAU IITU MEMANG MEMILIKI KENYATAAN YANG SAMA, APAKAH PANTAS PROFESOR PLAGIATOR HANYA DI SANGSI TEGURAN LISAN DAN KEMUDIAN MENJADI REKTOR.....? LANTAS BAGAIMANA DENGAN PENGIRIM ARTIKEL YANG DICETAK TERSLIP TANPA SEPENGETAHUAN SANG PENGIRIM ARTIKEL YANG JUSTRU SANG PENGIRIM ARTIKEL DISANGSI LEBIH BERAT DARI PROFESOR PLAGIATOR DANH MENJADI REKTOR .....????....MOHON KEADILAN DAN PERLAKUAN YANG SAMA...081280146933
padahal dibalik perasaan benar yang ia rasakan justru terslip banyak ketidak benaran, dan terslip bayak standar, seperti perlakukuan standar ganda, standar semu, dan standar ketidak jelasan serta yang paling gawat adalah dia merasa telah melaksanakan standar " malaikat ".
Melanggar keseimbangan berati masuk rana kezaliman, kondisi ini sering terlupakan oleh para pejabat dimanapun dan sebagai apapun serta sekecil dan sebesar apapun jabatannya, dan bahkan semakin besar jabatannya cenderung semakin besarpula derajat pelanggaran keseimbangan, dan semakin besarpula masuk rana kezaliman.
Bagaimana tidak aneh tapi nyata, dan benar-benar kejadian nyata sebagai asumsi pelanggaran keseimbangan, seperti memberi sangsi pegawai lebih dari satu jenis sangsi, dengan tanpa memberikan ruang hak jawab apalagi hak membela diri dari seorang pegawai tersebut, inilah salah satu bentu kejadian nyata yang cenderung pelanggaran keadilan/keseimbangan dengan bentuk standar ganda, bagaimana tidak ada orang yang maslahanya jelas dan lebih berat justru hanya mendapat teguran lisan, jangan sememna-mena-mena merapakan sangsi, karena sangsi dan yang memberi sangsi akan dibawa mati, contoh kedua bagaimana mungkin seorang pegawai menilap uang dan meminta uang, tanpa ada sangsi APAKAH SALAH TULIS lebih berat dari KUROPTOR, DAN MEMINTA UANG DENGAN JANJI TERTENTU LEBIH RINGAN DARI PROFESOR PALGIATOR YANG JADI REKTOR ? , APAKAH SIPENGIRIM ARTIKEL PANTAS DIBERI SAKSI BERAT APABILA ARTIKELNYA TERNYATA TERBIT TIDAK MELALUI TIM ARTIKEL ATAU TERNYATA ARTIKELNYA DISLIPKAN TANPA SEPENGETAHUAN SI PENGIRIM ARTIKEL ? JAGALAH KESEIMBANGAN, PERLAKUKAN HAK DAN SANGSI YANG SAMA, KALAU IITU MEMANG MEMILIKI KENYATAAN YANG SAMA, APAKAH PANTAS PROFESOR PLAGIATOR HANYA DI SANGSI TEGURAN LISAN DAN KEMUDIAN MENJADI REKTOR.....? LANTAS BAGAIMANA DENGAN PENGIRIM ARTIKEL YANG DICETAK TERSLIP TANPA SEPENGETAHUAN SANG PENGIRIM ARTIKEL YANG JUSTRU SANG PENGIRIM ARTIKEL DISANGSI LEBIH BERAT DARI PROFESOR PLAGIATOR DANH MENJADI REKTOR .....????....MOHON KEADILAN DAN PERLAKUAN YANG SAMA...081280146933
Kamis, 22 Desember 2011
SELAMAT HARI IBU
hari ini kamis 22 desember 2011, merupakan hari berbahagia bagi ibu tercinta walau sesungguhnya diri ini sudah sangat lama ditinggal ibu sejak tahun 1975 ibunda tercinta telah berpulang ke pangkuan Allah SWT disaat diri ini masih berusia 12 tahun dan masih duduk diklas VI sekolah dasar tepatnya satu bulan lagi menjelang ujian akhir.
Pada hari Ibu ini saya tetap mengucapkan terima kasih kepada ibu tercinta dan ayahnda yang telqah melahirkan dan membesarkan ananda hingga sekarang bila saja ibunda dan ayahnda masih ada, rasanya terasa begitu sempurna dan bahgianya hidup ini,karena atas segala doa ibu dan ayah serta ats redhohnya dengan segala kekurangan berkat restu Illahi usaha ananda dikabulkan Allah SWT hingga mendapat amanah pendidikan tertinggi sebagai Doktor, saya menyadari bila melihat kelatar kehidupan sepertinya tidak mungkin akan menggapai doktor dari anak dan kerturunan yang serba kekurangan, serta dari sebuah desa yang hening dan bening non jauh disana hambamu dilahirkan yaitu di Kota manna Bengkulu selatan 50 tahun yang lalu, terima kasih ibu, terima kasih ayah, dan ku panjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat-Mu di nusia emas ini hamba masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara segar dan menjalani pengabdian sebagai pendidik disalah satu pTN di Banten. Sungguh nikmat hidup ini, sungguh indah hidup ini ia Allah, segalanya telah Engkau limpahkan pada hamba Mun ini, disisi lain hamba Mu tidak bisa memberikan apa-apa kepada Mu Ya Allah, oleh sebab itu ampuni dosa - dosa hamba - Mu ini dan berikanlah taufik dan hidayah serta rahnat-Mu agar hamba-Mu dapt menjalani hidup di jalan-Mu serta beribadah lebih lama lagi di jalan Mu ya Allah...terima kasih ibu, terima kasih ayah, terima kasih Ya Allah... amin..amin...amin...
Pada hari Ibu ini saya tetap mengucapkan terima kasih kepada ibu tercinta dan ayahnda yang telqah melahirkan dan membesarkan ananda hingga sekarang bila saja ibunda dan ayahnda masih ada, rasanya terasa begitu sempurna dan bahgianya hidup ini,karena atas segala doa ibu dan ayah serta ats redhohnya dengan segala kekurangan berkat restu Illahi usaha ananda dikabulkan Allah SWT hingga mendapat amanah pendidikan tertinggi sebagai Doktor, saya menyadari bila melihat kelatar kehidupan sepertinya tidak mungkin akan menggapai doktor dari anak dan kerturunan yang serba kekurangan, serta dari sebuah desa yang hening dan bening non jauh disana hambamu dilahirkan yaitu di Kota manna Bengkulu selatan 50 tahun yang lalu, terima kasih ibu, terima kasih ayah, dan ku panjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat-Mu di nusia emas ini hamba masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara segar dan menjalani pengabdian sebagai pendidik disalah satu pTN di Banten. Sungguh nikmat hidup ini, sungguh indah hidup ini ia Allah, segalanya telah Engkau limpahkan pada hamba Mun ini, disisi lain hamba Mu tidak bisa memberikan apa-apa kepada Mu Ya Allah, oleh sebab itu ampuni dosa - dosa hamba - Mu ini dan berikanlah taufik dan hidayah serta rahnat-Mu agar hamba-Mu dapt menjalani hidup di jalan-Mu serta beribadah lebih lama lagi di jalan Mu ya Allah...terima kasih ibu, terima kasih ayah, terima kasih Ya Allah... amin..amin...amin...
Senin, 21 November 2011
mutu dan kejujuran
menanta kulitas kehidupan tidaklah mudah, bahkan sangat sulit karena manusia hidup selalu jamak, tidak pernah tunggal, oleh sebab itulah manusia hidup selalu berhitung, jarang menggunakan pikirannya untuk membaca, padahal diyakini untuk kemaslahatan hidup justru sangat ditentukan oleh kemampuan kita dalam membaca banyak hal didunia yang fanah ini, akan tetapi dalam kehidupan nyata justru berhitunglah yang menjadi dasar utama manusia dalamn menjalani kehidupan, tas dasar ini marilah kita semua membiasakan diri untuk membaca dalam kehidupan , dengan membaca satu saat kita akan sampai pada tingkat kepantasan, dan ditingkat kepantasan tertinggi itulah yang menentukan derajat hidup manusia... semoga amin
Langganan:
Postingan (Atom)