Kamis, 31 Oktober 2013

BERSYUKUR YANG BENAR DAN YANG SALAH

Sebagai umat ciptaan Allah SWT, kita manusia telah diciptakan sangat sempurna lahir dan batin, atas kesempurnaan inilah kita patut bersyukur kepada Sang Pencipta, termasuk dengan segala yang kita dapatkan dan kita miliki karena tdk ada sebesar anginpun yang kita miliki kecuali atas kehendak-Nya.

Akan tetapi saya merasa dan melihat kondisi kehidupan umat dinegeri tercinta ini, mungkin banyak diantaranya yang salah bahkan tdk pantas untuk mengucapkan syukur dengan apa yang ia dapatkan danm apa yang ia miliki, RENUNGKAN SECARA MENDALAM, pada hakikatnya semua rejeki datangnya dari Allah SWT, namun tdk semua proses untuk mendapatkannya langsung atas proses transaksional dengan Allah SWT,  untuk ini bila prosesnya sudah sesuai dengan ajaran Allah SWT, maka dapat diyakini yang kita harap dan dapatkan adalah atas hasil tansaksional langsung kepada Tuhan, maka hasil ini wajib untuk disyukuri.

Akan tettapi bila yang kita harap DAN dapatkan tdk melalui hubungan transaksional langsung dengan Tuhan, akan tetapi MELALUI  transaksionalnya dengan  PERANTARAAN SYTAN, maka bila anda tetap BERSYUKUR KEPADA TUHAN, inilah SYUKUR YANG SALAH DAN TDK PANTAS SERTA TDK PATUT UNTUK ANDA  LAKUKAN.

Lantas bagaimana caranya untuk mengetahui apakah yang kita inginkan dan dapatkan itu adalag pemberi Allah SWT, bukan lewat sytan, caranya  SUPER NUDAH, standarnya adalah apabila proses transaksional dengan Tuhan yang anda lakukan telah sesuai dengan standar ajaran Tuhan sesuai dengan  ajaran agama yang anda yakini dan jalani ( ARTINYA INI HALAL ). Lantas bagaimana pula untuk mengetahui apakah yang anda ingingkan dan dapatkan itu bukan hasil dari hubungan transaksional dengan Tuhanmu, akan tetapi adalah sebagai hasil traksasimu denga sytan ...juga sangat gampang,  yaitu BILA SEMUA YANG ANDA MILIKI PROSES TRANSAKSIONALNYA TDK SESUAI DENGAN STANDAR AJARAN TUHAN YANG ADA DALAM AJARAN AGAMU, MAKA ITU DIPASTIKAN ADALAH HASIL PROSES TRANSAKSIMU DENGAN SYTAN, MAKA ITU ADALAH ( ARTINYA INI HARAM } contohnya banyak tinggal anda kembangkan dan pilih sendiri dilingkungan dan seantiro negeri ini dan itu  bisa terjadi serta menimpa pada siapa saja, bahkan SEMAKIN BESAR " ORANGNYA " MAKA SEMAKIN BESAR PULA SYTANNYA, AKIBATNYA SEMAKIN BESAR PULA PERILAKU BURUKNYA...(sudadio, pm 01. 01112013 )

Selasa, 29 Oktober 2013

JADILAH YANG BESAR KARENA PANTAS

Jangan menjadi pribadi, pemimpin, masyarakat, ibu rumah tangga/isteri, bapak anak/suami, guru dan atau dosen, mahasiswa, bahkan masyarakat umum sekalipun,  dan atau ( apapun kapasitas anda ), jangan pernah menjadi pribadi yang  cingeng, karena orang yang cingeng dia tdk memiliki kemmampuan lagi untuk memproduksi dan menempatkan porsi buah pikirannya yang sehat, bahkan lebih buruk lagi ia sudah tdk mampu berpikir secara jernih ( yaitu tdk mampu membedakan antara yang baik dengan yang buruk, tdk mampu membandingkan antara etika atau moral, tdk mampu membandingkan antara yang benar atau salah, tdk mampu membandingkan antara hak atau kewajiban, bahkan sudah tdk mampu memutuskan antara yang wajar atau tdk wajar, yang lebih fatal lagi ia sudah mengalami gangguan kejiwaan berupa terjadinya atau mengalami proses degeneratif dementia sehingga keadaan telah menjadi sangat  BURUK dia sudah mengalami personality disorientasi yang akibatnya " SANG PEMIMPIN ( BISA PRESIDEN, BISA PEMIMPIN POLITIK ATAU BISA JUGA YANG SERING KITA LIHAT ), IA SUDAH TDK SADAR SIAPA IA YANG SESUNGGUHNYA, KARENA INILAH CERMIN DAN BUKTI NYATA SOSOK PEMIMPIN YANG  " benar-benar buta, budek, bodoh dan berjiwa DRAKULA  " ). ini sebagai akibat sang pemimpin menggunakan pikiran besar utuk yang kecil, BAHASA TRENDNYA ADALAH " LEBAI ", Dengan mengaku miskin segala lagi benar-benar sudah mengalami disorientasi .

REKOMENDASI: 1) demi bangsa dan rakyat tercinta ini, kepada semua pemimpin  dan tokoh elit dinegeri tercita dan tak terkecuali siapapun anda, dan sebagai apapun anda ( terutama dan paling utama bila anda sebagai presiden ) tapi kalau anda merasa sebagai pemimpin dan merasa andil dalam kemajuan bangsa ini,  kami rakyat tdk butuh keluh kesah anda, kami tdk butuh dn tdk empati apalagi sempati dengan keluh kesah anda, bila anda tdk mampu lagi mencerdaskan emosi anda disarankan berhentilah anda jadi pemimpin sesegera mungkin, 2) anda ( sang pemimpin )  perlu kilas balik, coba merenung kembali apa tujuan anda jadi pemimpin apa untuk : bekerja, untuk prestige, untuk mengabdi, atau untuk sekedar coba-coba, renungkan dan jaawab saja sendiri, 3 ) kepada sang presiden, dan seluruh mahasiswaku jadilah pribadi yang cerdas dengan cara  " GUNAKAN PIKIRAN BESAR UNTUK HAL-HAL YANG BESAR " , jangan gunakan pikiran besar untuk hal kecil karena itu akan menjadikan anda sebagai pemimpin atau pribadi yang kerdil. ... SELAMAT MENCOBA....sudadio, 29102013...


Senin, 28 Oktober 2013

MODEL POLITIK BALAS ASIH SBY

Menggelikan tingkah, terik, strategi, para pengawa politik bangsa ini, ada yang mendadak jadi teman rakyat kecil... sejak kapan ia....?  disertai dengan gencarnya tayangan media karena memang diantara calon  presiden memang memiliki saluran media yang sempurna, adapula yang diam saja berharap pujian ... karena yang diam itu adalah emas, dan yang lebih lucu lagi ada yang berkeluh kesah bagaikan orang atau kehidupan keluarga miskin yang tak punya apa-apa... terik ini mau mengulang keberhasilan yaitu politik balas asih alias ... " POLITIK ANIYAYAH ", GAYANYA SBY...

Wahai rakyat yang seprjuangan dan mungkin juga sependeritaan dengan saya, buka mata, buka hati, buka telinga yang cerdas, jangan tertipu dengan berbagai terik dan taktik para pengawa  degalan politik bangsa ini, mereka tdk lebih tdk kurang hanya bagaikan seorang pengangguran yang sedang mencari pekerjaan, dan tdk lebih tdk kurang bagaikan keluarga miskin yang berharap belas kasihan dari orang lain....sangat menyedihkan...TYPE MANUSIA-MANUSIA SEPERTI INI  BUKANLAH TIPE MANUSIA YANG UNGULL DAN TANGGUH, MEREKA HANYALAH CERMIN PRIBADI YANG SEDANG GALAU, KARENA ANGAN-ANGAN  TERLALU TINGGI, DAN LUPA MELIHAT KEBAWAH, LUPA MELIHAT KEKIRI DAN KEKANAN, SEHINGA BILA MEREKA SAMPAI TERPILIH, MAKA YANG ADA DIHATI MEREKA ADALAH " ia tampil sebagai kepala rumah tangga semata " yang tugas pokoknya adalah bekerja dan mencari nafkah.

Nah... kalau pemimpin tampil sebagai pekerja maka ia akan mengutamakan mencari nafkah, dan ini bisa membabi buta dibalut pencitraan sebagai kamuplase belaka, mari kita liha akhir-akhir ini banyak sekali pem impin muda yang tampil pesona, tapi belum sampai setengah jalan semua berguguran karena mereka ingin dengan segera meniru dan menyamai kaum tua yang serba punya, akibatnya adalah " CARI YANG INSTAN : APALAGI KALAU BUKAN KORUPSI, JADI KORUPSI KAUM MUDA TDK LEPAS DARI CONTOH DAN SEKALIGUS UNTUK MEMENANGKAN KOMPETITOR DENGAN KAUM TUA, TAPI PARA PEMIMPIN MUDA TELAH MULAI DENGAN CARA DAN LANGKAH YANG SALAH, SEHARUSNYA KAUM MUDA MENUNUKAN KUALITAS LEADERSHIP DAN KUALITAS MORAL SEBAGAI BASIS INDIVIDU UNTUK NAIK KETAKTAH TERTINGGI DI NEGERIN INI,

UNTUK KAUM PEMIMPIN YANG SDH TUA SUDAHLAH KALAU MEMANG SUDAH TDK MEMILIKI KEMAMPUAN RASIONAL SEBAIKNYANTAHU DIRI SAJA, MUNDURLAH SECARA TERATUR, TDK PERLU BEKELUH KESAH, INGAT PENDUDUK BANGSA INI SUDAH CERDAS SATU KATA SAYA PEMIMPIN BERKELUH KESAH SATU JUTA TAPSIR OLEH RAKYATMU SDUAH PASTI MENGALIR DAN ITU AKAN MENJADI  BUMERANG BAGI MU SENDIRI, jangan berharap belas asih lagi alias politi aniyayah, karena cara-cara itu bagian dari nkezaliman, kalau para pemimpin unuk menjadi pemimpin memulai dengan kezaliman maka dipastikan bangsa ini AKAN HANCUR KARENA OLAH PEMIMPINNYA SENDIRI, KALAU HANCUR RAKYATLAH YANG MENDERITA, SEMENTARA PARA PEMIMPIN TETAP BERGELIMANG HARTA... wahai yang senasib dan sependeritaan... JANGAN LIHAT SIAPA ORANGNYA TAPI LIHATLAH APA PROGRAMNYA... BARU ANALISIS  DAN TENTUKAN KEPUTUSAN APAKAH REALISTIS DAN PATUT YA UNTK MENJADI PEMIMPIN....????....( sudadio : Educational for all, 20132810 PM  23.05 wib )

Minggu, 27 Oktober 2013

SAYA PALING BENAR ATAU SAYA TIDAK BERSALAH

hati-hati bila suatu waktu berhadapan dengan manusia - manusia yang suka berkata ; " SAYA TDK BERSALAH, SAYAH BENAR, ANDALAH YANG SALAH, SAYA TDK TAHU, SAYA TDK KENAL, ANDA BERBOHONG DLL, ",  patut ducurigai kemumngkinan besar orang tersebut sedang berbohong besar, justru dialah yang sedang   " berbohong ",  sama juga dengan bila kita punya teman, punya isteri, punya suami atau siapa saja yang suka bersumpah palsu seperti " SUMPAH SAYA TELAT KARENA MACET, SUMPAH SAYA KULIAH, SUMPAH SAYA LEMBUR, SUMPAH SAYA GA ADA UANG DAN BANYAK LAGI BENTUK SUMPAH PALSU...LAINNYA ", sebagai pendidik saya menganalisis dari aspek ilmu perilaku, maka kedua contoh ini menunjukan bahwa manusia tersebut sesungguhnya diyakini DAN dapat dipastikan daiatas 75 persen  " DIA SEDANG BERBOHONG " ,  lantas apa fungsi dan tujuan ia bersumpah atau berkata saya tdk bersalah atau baru-baru ini " GANTUNG SAYA DI MONAS ", ITU merupakan kompensasi semata, pencintraan semata, kalau ya berhadapan dengan orang bodoh mungkin orang tersebut bisa percaya, tapi bila ya berhadapan dengan orang pintar ia hanya sekadar coba-coba untuk mengalihkan persepsi atau disebut juga dengan " PENCITRAAN ", hal ini sangat sering kita jumpai dikalangan masyarakat bangsa ini, dan makin menyedihkan lagi jutru terjadi dikalangan elit, tak terkecuali presiden yang notabennya menjaga citra bangsa, kalau memang tdk bisa menjaga citra diri, tapi seharusnya sebagai "  PRESIDEN YANG HARUS DIUTAMAKAN ADALAH MENJAGA CITRA BANGSA TANPA MENGABAIKAN CITRA DIRI DAN KEHIDUPAN PRIBADI ",

begitupun dengan kaum dan kelompok elit serta para pemimpin apapun kapasitas dan kekuasaan anda semua, KALAU MEMANG BENAR-BENAR ANDA TDK TAHU, TDK TERLIBAT, LANTAS ADA TUDUHAN TERLIBAT ATAU ANDA TAHU, MAKA SEBAIKNYA DIAM, KARENA DENGA DIAM MINIMAL ANDA SEMUA KAUM ELIT SUDAH  MENENANGKAN PENGIKUTMU, DAN SEKALIGUSANDA TELAH MEMBUKA KEMENANGKAN SERTA SEKALIGUS MEMBUKAM LAWANMU.

Analisisnya,  informasi yang dsampaikan oleh oran-orang sedang stress, ada kecenderungan hanya bertujuan sekedar mengalihkan isu atau termasuk " PENCITRAAN BELAKA ", SEHINGGA PATUT DIABAIKAN DENGAN TETAPI DIMONITOR KEBENARANNYA, TAPI TDK LAYAK UNTUK DI JADIKAN SEBAGAI KOMSUMSI  PUBLIK,

Tidak jarang dan tidak sedikit JUSTRU ORANG YANG PERNAH SALAH, ATAU PERNAH  MELAKUKAN KESALAHAN DIMASA LALU, BILA DIHADAPKAN PADA MASALAH YANG SAMA YANG TERJADI PADA STAF ATAU ORANG LAIN, BIASANYA IA DENGAN SEMANGAT MENUNJUKAN ATAU TAMPIL DENGAN SOSOK PENYELAMAT KEBENARAN ALIAS JUTURU SERING MEMBERIKAN HUKUMAN KEPADA ORANG LAIN YANG JUTRU BOBOT SALAHNYA TIDAK SEBURUK PERILAKU SANG PEMIMPIN TERSEBUT... INILA SEBURUK-BURUKNYA PEMIMPIN...


LATAS BAGAIMANA SEHARUSNYA " BERSIKAPLAH YANG CERDAS DISERTAI DENGAN SIKAP YANG IKHLAS DAN ISTIQOMAH "


Jumat, 25 Oktober 2013

CERDAS BISA SUMBER SEHAT ATAU SUMBER KESAKITAN


CERDAS YANG SEHAT

Elaborasi teori para ahli berpendapat bahwa cerdas konteks IQ sangat tdk menjamin untuk sukses, tapi mungkin bisa kalau sekedar berhasil, lantas apa bedany antara suksefull dengan berhasilfull...?, saya yakin semua sudah biasa dan bisa membedakan, cukup beralasan kalau cuma cerdas IQ tdk menjamin individu atau sesorang untuk sukses, sebab seseorang yang cerdas IQ sekalipun Iqnya mencapai super tetap tdk menjamin bisa sukses karena orang cerdas aspek IQ ia baru cerdas BERHITUNG DAN BAHASA, lantas apa implikasi ilmiahnya tehardap kehidupan horizontal dan kehidupan vertikal, jelas sekali akan berimplikasi banyak sekali, MARI SIMAK BAIK-BAIK CERITA DIALOG ANTARA IBLIS DENGAN TUHAN, ( MAAF DIALOG INI TDK MENGAMBIL DALIL, AKAN TETAPI SAYA MENGAMBIL MAKNA DARI SUDUT PANDANG ANALISIS ILMIAH MENURUT PENDAPAT SAYA, BILA ADA YANG TDK SETUJU BOLEH SAJA), 

Satu  waktu iblis berkata kepada tuhan, wahai yang mulia Tuhanku ( kata iblis ), ada apa iblis, saya mau menyampaikan uneg-uneg saya, apa itu iblis  ( kata Tuhan ),  saya ( iblis ), tdk mau tunduk kepada Adam, sebab adam terbuat dari tanah, sedangkan saya ( iblis ) terbuatdari api, berarti saya  lebih mulia dari pada adam, dan saya akan selalu menggoda anak-anak adam samapi akhir zaman, jawa Tuhan silakan wahai iblis. ( petikan cerita singkat inti dialog antara iblis dengan Tuhan ).

Lantas apa makna dialog ini bila dihubungkan dengan manusia yang cerdas IQ nya saja, dan bagaimana pula implikasinya dalam kehidupan horizontal dan kehidupan vertikal, KEMBALI SAYA MENCOBA MENGANALISIS MURNI MENURUT BUAH PIKIRAN SAYA SEMATA, ( bila ada yang sama dengan analisis orang lain itu secara kebetulan, karena saya jamin saya belum pernah ketemu analisisi tersebut ),  Makna yang tersirat dari dialog iblis dengan Tuhan adalah MATERI, YAITU MATERINYA ; TANAH DAN API, artinya iblis lebih mengutamakan dan menghargai dari sudut materi, artinya iblis hitung-hitungan, LANTAS BAGAIMANA DENGAN KEHIDUPAN HORIZONTAL MANUSIA....???, sudah dapat diterka artinya bila ada manusia yang mengutamakan dan mengejar harta / materi yang dilakukan dengan buta, maka IA ADALAH MANUSIA IBLIS, lebih ektrim lagi, bila ada manusia yang sudah kaya, jabatan tinggi, gaji juga sudah besar, semua fasilitas disediakan dan ditanggung oleh negara,  tapi IA MASIH ATAU TETAP MENGEJAR HARTA YANG BUKAN HAKNYA ALIAS KORUPSI....maka ia ADALAH JELMAAN IBLIS...INILAH CELAKANNYA KALAU HANYA BERLANDASKAN PADA IQ SEMATA.

lantas bagaimana dengan cerdas ASPEK BAHASA BILA DIHUBUNGKAN DENGAN KEHIDUPAN MANUSIA (terutama kelompok elit ), sudah dapat diterka ; INTINYA ADALAH IA SENANTIASA AKAN SELALU BERBUAT ZALIM  ( sederhananya alam bentuk berbohong ), lantas bukankah antara cerdas BAHASA DAN CERDAS BERHITUNG ITU MERUPAKAN KECERDASAN YANG DIMILIKI DAN MENJADI SUMBER " SUKSES " YANG DIJADIKAN SENJATA OLEH PARA KORUPTOR... """???? singkatnya para koruptor itu hanya bermain dengan :" HITUNG-HITUMGAM DAN BERBOHONG " atau kalau untuk tokoh elit yang belum terbukti kopsinya, tapi terlalu keberpihakan kepada individu dan  kelompoknya, maka ia sudah MULAI MENJADI JELMAAN IBLIS DALAM TAHAP AWAL YAITU :  " BARU TAHAP BERMAIN ANGKA - ANGKA DAN BERMAIN KATA-KATA ", bila ini tetap berlanjut maka dapat dipastikan cepat atau lambat yang bersangkutan  AKAN MENJELMA SEBAGAI KORUPTOR ULUNG... percaya atau tdk analisi ini silakan direnungi secara sehat.....LANTAS APA PENETRALISIRNYA AGAR BISA DIELIMINASI MINIMAL TDK TUMBUH DRASTIS DALAM BENTUK MUNCULNYA PIALANG-PIALANG KORUPTOR BARU.... BERSAMBUNG.....

Minggu, 20 Oktober 2013

PERJALANAN

HIDUP ADALAH PILIHAN DAN PENGORBANAN

Tidak sedikit orang orang hanya mampu menyalahkan keadaan, menyalahkan masa lalu yang padahal awal dari masalalu itu pasti diraih dan didapat dengan manis bahkan dengan perjuangan dan pengorbanan berat, baik materi maupun non materi yaitu minimal dan maksimal korban perasaan. Kondisi ini akan sering terjadi pada kehidupan yang diliputi dengan berbagai rintangan, dan mungkin tdk dijumpai bagi hamba yang kehidupannya serba berlimpah.

Padahal dengan menyalahkan keadaan dan masa nlalu, padahal tdk sedikit masalalu itu penuh dengan kenangan yang manis dan menyenangkan, walau begitu masalalu berubah menjadi tantangan yang pahit dan menyakitkan, kebanyakan orang demgan serta merta menyalahkannya. Sikap ini sangat keliru, karena dengan menyalahkan masalalu berarti kita sudah membuang  energi gratis serta  kesempatan untuk bangkit dan berjuang lebih serius dan lebih sempurna lagi agar keberhasilan masa depan dapat dicapai lebih baik dan agar kekegagalan masalalu tdk datang dan tdk terulang kembali. 

Oleh sebab itu perlu di hayati dan dimaknai dengan bijak, bahwa kesalahan bahkan kegagalan masalalu itu harus dimaknai bahwa Tuhan tdk menghendaki  dan telah merintis " JALAN " terbaik untuk memperoleh keberhasilan atau kesuksesan yang sempurna dan tanpa cacat dimasa depan...INILAH HAKIKAT HIDUP BAHWA HIDUP ITU TDK MUDH, TAPI JANGAN PERNAH MEMPERSULIT KEHIDUPAN ( JANGAN DIBUAT SULIT), DAN INILAH MAKNA BAHWA HIDUP ITU TDK SEMUDAH MEMBLIKAN TELAPAK TANGAN, KARENA APABILA  HIDUP ITU SEMUDA MEMBALIKAN TELAPAK TANGAN ITU BERARTI SAMA SAJA KITA TELAH MEMBUAT TANGAN KITA BERADA DIBAWAH, ARTINYA KITA TIDK MAMPU UNTUK MENGHARGAI DIRI SENDIRI, APABILA TDK MAMPU UNTUK MENGHARGAI DIRI SENDIRI, ITU BERARTI KITA TDK MEMILIKI KEMAMPUAN UNTUK MENGHARGAI ORANG LAIN


Senin, 14 Oktober 2013

AKHIRNYA INILAH KENYATAAN

BICARA REALITA

Tdk sedikit manusia dimuka bumi ini yang tampil sebagai pahlawan kesiangan, bahkan sebelumnya sering menghujat, yang palimg hebat lagi merasa dirinya paling berperan. Dimalam takbiran idhul adha ini saya ingin mengunkapkan realita yang sesungguhnya, karena selama ini suadah lima tahun lebih saya paksakan berpuasa untuk tdk mau terjebak pada perdebatan yang seharusnya tdk perlu diperdebatkan, akan teapi krena ada orang-orang yang mengaku paling tahu, padahal sesungguhnya dia tdk tahu sama sekali apa yang terjadi dan bagaimana proses yang sesungguhnya.

Para pembaca dan yang berkepentingan yang Budimana, izinkan saya membuka realita riwayat berdirinya  Pascasarjana Untirta, awalnya saya diberi kepercayaan sebagai ketua tim pendidirian Pascasarja Untirta oleh Prof. Dr. H. Yoyo Mulyana, M,Ed,  pada pertengahan tahun 2007 ( karena padaa saat itu saya koodinator pascasarjana UNJ kelas Untirt dari tahu 2005 ), dengan kepercayaan tersebut saya mulai menysusn  proposal pendirian pascasarjana dengan prodi Manajemen Pendidikan dan Pendidikan Bahasa Indonesia, yang setelah disampaikan ke Dikti proposal tersebut smpat tdk diproses  dengan alasan karena Prodi Manajemen Pendidikan sudah banyak, akibatnya  usulan ( proposal yang ditususun dan tdk ada satupun orang untirta yang ikut menyususn ) menjadi tertunda, blm diproses hingga mendekati bulan puasa tahun 2008, 

Kurang lebih 3 hari lagi masuk puasa di tahun 2008, saya mendapatkan telpon dari " penghubung " di Diknas, bahwa bagian perizinan minta diundang untuk vistasi tentang proses dan kelanjutan proposal pendirian pascasarjana Untirta, singkat cerita saya telap dan datanglah pejabat bagian perizinan dua orang keruang kerja saya yang saat ini menjadi ruang kuliah no 52, diruangan itulah atas perundingan dan hasil buah pikirn saya dengan pejabat tersebut ( nama pejabat saya rahasiakan ), membahas alternatif nama prodi sebagai penganti prodi Manajemen Pendidikan, yang saat itu ada dua pilihan saya tawarkan kepada pejabat tersebut yaitu : Prodi Manajemen Pembelajaran dan Teknologi Pembelajaran, singkat cerita akhirnya pejabat tersebut menanyakan kepada saya bagaimana kalau kita ambil Teknologi Pembelajaran saja, spontan saya jawab ok saya setuju, setelah itu saya jamu pejabat tersebut di rumah makan sup ikan taman,

Setelah kunjungan berkhir, keesokan harinya  dengan penuh semangat saya bongkar proposal Manajemen Pendidkian dirubah dan di sempunakan menjadi Teknologi Pembelajaran,.. INGAT...INGAT...INGAT WAHAI TEMAN-TEMAN.. BUKAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN, TAPI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN ( TPm )  ini singkatan resmi yang saya buat diawal penerimaan mahahsiswa baru yang singkat ceritanya kurang lebih 8 bulan berkutnya sejak proposal teknologi pembelajaran dimasukan sebagai pengganti proposal MP, turunlah izin operasional tepatnya Tgl.... tahun 2009, dengan SK......???? 

Perlu diketahui untuk kurikulum TPm dengan kodenya  yang sekarang sudah terjadi perubahan walau sepertinya perubahan yang dilakukan justru  mengaburkan ciri khas TPm itu sendiri, dan bhkan sudah ada konsentrasi MP, walau dalam pembuatan tesis belum dihargai... sedangkan untuk kurikulum Pendidikan Bhs Indonesia saya ditolong oleh teman saya dari universitas negeri Bengkulu, karena teman-teman  PBI Untirta saat itu tdk peduli untuk memberi bantuan kurikulum pbi, sedangkan TPm, murni saya susun sendiri dengn fokus  100 persen untuk perbaikan kualitas Pembelajaran, artinya diperuntukan bagi teman-teman yang berminat memperbaiki kualitas mengajar nya baik sekolah dikdasmen maupun di PT  dengan cara mengikuti kuliah di S2 TPm Unirta, 

Eh... EH,,,EH,,,ADA KEJADIAN Aneh tapi nyata  bin ajaib,    seiring waktu terus berjalan, ada seseorang yang mengaku-ngaku paling tahu bahkan mengaku membuat prooposal, lebih fatal dan menggelikan lagi ADA SESEORANG YANG BERKATA DIIHADAPAN SAYA,,, INI CERITANYA: " SAYA BERTERIMA KASIH KEPADA PAK SUDADIO, SEIRING DENGAN SAYA TAMAT SEKOLAH... EH YANG TADINYA PAK DIO USULKAN PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN, TAPI MALAH YANG TURUN PERSETUJUANNYA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN.... HATIKU BERKATA .....HA-HA-HAHHHHHAAAAA... LIMA TAHUN INI SAYA PENDAM, TAPI BELAKANGAN SEPERTINYA MAKIN JADI, " saya tdk bermaksud apa-apa kecuali hanya meluruskan sejarah semata, dan saya kasihan kepada orang-orang yang ngaku-ngaku ini apalagi " BAPAK.ITU.... CUMA ADA DILAGU PAK...."  KALAU SEMANGKA BISA BERBUAH MANGGA...., DIA TDK TAHU BAGAIMANA PROSES DAN CERITA PERGANTIAN DARI USULAN  MANAJEMEN PENDIDIKAN MENJADI PRODI TEKNOLOGI PPEMBELAJARAN, MAKANYA PAK HARUS JUJUR JANGAN AROGAN, JABATAN BOLEH TINNGI, KEKUASAAN BOLEH MENGGURITA,  akan TAPI TATAKRAMA dan kejujran serta sportivitas harus tetap di dahulukan Pak, TERTAP DITEGAKAN PAK WALAU SEKALIPUN BAPAK BERHADAPAN DENGAN " ORANG KECIL ", BUKAN APA-APA KARENA BANYAK TINDAKAN ANDA YANG JUSTRU MENGGAMBARKAN KETIDAK PROFESIONALAN ANADA SENDIRI... caranya adalah mudah selalu dan selalu UNTUK membiasakan yang benar pak, BUKAN MEMBERNRKAN YANG BIASA pak..., alias jujurlah engkau kepada rumput yang bergoyang,.. inilah kisah nyata realita dan faktual,... yang mungkin bisa membuka ckrawala atau paling tdk menetralisir kebohongan agar yang berbohong dapat terhindar dari penumpukan dosa  secara terus menerus dan  berkelanjtan..... bersambung.....

wassalam : sudadio