Senin, 09 Juni 2014

MEMILIH DENGAN HATI

Saya yakin segenap anak bangsa ini menginginkan keadaan yang damai, tenang, dan damai dengan segenap kehidupan yang harmonis dalam suasana fluralisme, itulah karajtristik bangsa Indonesia tercinta yang merupakan suatu anugrah ilahi, yang tdk akan ditemukan dinegara manapun dimuka Bumi ini.

Namun demikian sudah sekian lama merdeka, dan sudah silih berganti presiden keadaan global kehidupan anak bangsa masih penuh dengan berbagai ketimpangan dan penuh dengan nuasa-nuasa deskriminasi.

atas dasar ini, harapan terpaut pada kedua calon presiden yang sekarang sedang menual gagasannya, atas dasar ono sebagai rakyat ya g kesehariannya diberi amanah sebagai pendidik di salah satu PTNdi banten secara pribadi saya berharap kepada semua pemilih agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan dasar  hati yang bening, cermati segala liku-liku kualitas calon presiden sebelum menentukan pilihan disaat detik-detik terakhbir dibalik bilik suara.

bagi yang masih diselimuti oleh keragunan, strateginya adalah ikuti kata hatimu, jangan ikuti kata orang lain, sebab bila salah memilih itu berarti kita ikut serta menciptakan kehancuran di negeri ini... tentu apabila yang kita pilih justru tdk medatangkan kemasalahatn bagi bangsa dan rakyatnya.

Tapi bila yang sudah ada pilihan cobalah analisis dan tanya hati sekali lagi apakah sudah tepatkah untuk kemjuan bangsa, dan apakah sudah sesuai dengan mayoritas suara rakyat, dimana rakyat yang sesungguhnya dipastikan menghendaki pemimpin yang sederhana, jujur dan merakyat, dan saya yakin tdk satupun anak bangsa ini yang menghendaki tau yang suka denga pribadi pemimpin yang glamor, kalaupun ada yang suka apa dalam bentuk dukungan saat ini, itu saya yakin mereka hanya meluapkan sebagian dari kekecewaan yang pernah ada namun tdk realistis, atau karena adanya gulagula yang sudah dijanjikan oleh sang calon atau timnya...SEHARUSNYA TRAKSASIONAL SEPERTI ITU SEGERA DI ELIMINASI SEJAUH MUNGKIN, dan jangan maniak dengan jabatan ataupun harapan palsu yang ditawarkan karena itu tdk ungkin anda dapatkan dan akan berakhir denga kekecewaan.

lantas apa solusinya....  " MARI BERGABUNG DENGAN PENDIDIKAN UNTUK SEMUA "  untuk bersam asama " KITA " bersatu dalam rangka kemenangan Indonesia apabila suara kita semua bergabung untuk PROJOJK...SELAMAT BERGABUNG

Minggu, 01 Juni 2014

PAPUA YANG INDAH

pengalaman menyenangkan selma tujuh hari di Papua, sebgai pemikir bidang pendidikan saya sangat berkesan selama kunjungan dinas di Papua tepatnya di kabupaten Diyai yang memiliki jarak tempuh kurang lebih tujuh jam dari kabupaten nabire, dengan kondisi medan jalan yang bekelok, curam, beraspakl dan berlumpur serta menyelusuri lereng dan atas penggunungan, sehingga tdk sedikit bibir jalan hanya berjarak setengah meter dengan ketinggian jurang yang kadang mencapai ratusan meter, sungguh-sungguh sangat menyenangkan dan sekaligus menegangkan, meneynangkan karena pemandangannya yang indah apalagi begitu sampai ke Kabupaten Dugiayai dan Paniyai, yang berada di lembah dekat danau yang terhampar hijau, dengan embusan udara yang sejuk, sehingga saya benar-benar merasa kagum dan bangga atas kekayaan Tanah air Tercinta ini.

Selanjytnya begitu saya bertemnu dan mengunjungi satu persatu dari sembilan SMP sebagai bentuk pen gabdian masyarakat yang saya emban dari tugas kementerian, saya baru tersentak dan berpikir keras bila terbayang dengan anak bangsa yang berada di pulau jawa... latas denga pertanyaan yang mendalam ... KENAPA HARUS BERBEDA, KENAPA TERJADI PERBEDAAN, padahal kita satu bangsa, dengan satu negara dan satu presiden dan satu pemerintahan...???, maksud saya yang berbedaadalah dari aspek sarana fisik disetiap sekolah..... BERLANJUT....???

Minggu, 11 Mei 2014

PENGAKUAN

Tidak sedikit umat ini yang terjebak dengan " pengakuan " baik yang dilakukan oleh dirinya sendiri apalagi yang dilakkan oleh orang lain, dari pengakuanlah tidak sdikit pula orang menjadi sumber petaka bagi dirinya sendiri dan keluarganya, hal terjadinya karena Pengakuan merupakan  suatu faktor penggerak yang mengandung enerhi yang begitu dahsyat " Driving Force ", sehingga mampu menarik perhatian orang banyak untuk membuktikan atas pengakuannya nersebut.

Dari berbagai pengakuan, banyak diantaranya yang mengandung magnet seperti: pengakuan ia pintar, pengakua  ya kaya, pengakuan ia ustad, pengakuan ia Kiyai, pengakuan miskin dll. dari berbagai pengakuan ini tidak sedikit njustru menjadi sumber petaka bagi dirinya, apalagi yang ia akui itu bersumberkan relegi, dengan segala kemampuannya, sehinggal hal ini bisa berdampak fatal, sebab bila ada yang mengaku bahwa ia  bisa menyembuhkan , maka atas pengakuaannya patut untuk dicyrigai. Oleh sebab itu berhati-hatilh dengan pengakuan, jangan sampai tergoda....

Rabu, 23 April 2014

UJIAN NASIONAL

Bangsa ini hanya merupakan bangsa yang bandel yang tidak memiliki kreasi  yang membanggakan, yaitu model kreasi dibadang apapun yang mencerminkan hasil rekayasa bangsa sendiri, mari kita lihat didunia pendidikan, dunia politik, dunia iptek, dunia pemerintahan bahkan hingga berbagai bentuk regulasipun tdk dilandasi oleh nilai-nilai keindonesiaan, namun sepertinya bangga bila suatu produk regulasi justru benyak muatan dari bangsa lain, LIHAT SAJA UNTUK MENJADI PROFESOR YANG MENSTARATKAN SANG CALON WAJIB MELAMPIRKAN JURNAL INTERNATIONAL YANG BEREPOTASI DAN BERBAHSA INGGRIS, Aneh dan makin aneh karena alasannya untuk meningkatkan mutu dosen,,, sampai kiamat dan akhir zaman mutu dosen tdk akan menjadi baik kalau hanya dengan menulis di jurnal International, apalagi menyangkut mutu karakter dan jati diri, yang justru menjadi PONDASI BAIK TDKNYA KINERJA MANUSIA DAN SEKALIGUS PONDASI APAKAH SESEOIRANG AKAN MENJADI KORUPTOR ATAU TDK.


Jadi jangan membuat kebijakan yang terkesan menyulitkan bangsa sendiri, hanya mengkambinghitamkan mutu, begitupun dengan UJIAN NASIONAL, SAMPAI KIAMAT DATANGPUN DENGAN MEDEL UN SAAT INI DIPASTIKAN MUTU PENDDKAN YANG AKAN BERMUARA KEPADA MUTU SDM TDK AKAN MEMBERIKAN PERBAIKN YANG SIGNIPIKAN, YANG ADA HANYA PROYEK PEMBOROSAN SEMATA.

 harusnya tdk perlu ada ujian nasional tapi ujian nasional diganti dengan alternati atau diteruskan dengan  alternatif sbb

1. UJIAN NASIONAL PLUS LUKUS MASUK PTN, ARTINYA SETIAP SISWA YANG LULUS UN  DNGAN PERINGKAT ATAU PEROLEH NILAI DENGAN RENTANG GRADE / MUTU I ( ANTARA NILAI 8-DIATAS 9 ) MAKA SISWA YANG BERSANGKUTAN LANGSUNG MASUK PTN SESUAI PILIHANNYA TANPA TEST APAPUN LAGI , yang lulus grade II ( nilai 7 - 8 mialnya ) langsung lulus masuk pts pavorit pilihan dan mengikuti test jaluar undangan  masuk PTN, untuk grade III ( NILAI 6 - 7 ) PENUH TEST MASUK PTN DAN PTS ( INI AKAN MENGHEMAT UANG NEGARA MENCAPAI 300 MILIARD.
2. UN DITIADAKAN, YANG ADA ADALAH UNJIA AKHIR PEMBELAJARAN, SETELAH DINYATAKAN LULUS BERU DILAKUKAN UJIAN KOMPETENSI BERSTANDAR: ( STANDAR NASIONAL, STANDAR INTERNATIONAL BAHKAN STANDAR LOKAL ) SISWA DIBERIKAN KEBEBASAN MENETUKAN PILIHAN, PELKSANA UJIANNYA DILAKSANAKAN OLEH SUATU BADAN YANG MANDIRI, BEBAS DARI KEPENTINGAN POLITIK

bila alternatif kedua ini dipilih salah satu atau mkeduanya maka ini baru tampil beda dengan negaranegara lain, dan ini murni produk sendiri, SEBAB SAYA CURIGA DAN BERTANYA BERPA SESUNGGUHNYA NILAI BENARBENAR MURI BAIK NILAI SEKOLAH MAUPUN NILAI UN SEBELUM DINYATAKAN LULUS, SAYA BELUM YAKIN ANGKA KELULUSAN TERSEBUT ADALAH BENA  RBENAR MURNI NILAIANYA.

SELAMAT MECOBA BAPAK MANTERI, BILA PERLU DIBAHS SAYA SIAP DENGAN PROPOSAL SERTA PERHITUNGANNYA.

Minggu, 13 April 2014

bermalam dipolewali mandar

Kegiatan verifikasi SMP satap daerah terpencil benar-benar pekerjaan yang menantang dan sekaligus menyenangkan, bayangkan dari makasar perlu waktu 6 jam me nuju polewalimandar, dipolewalimandar Sulbar menginap dihotel, keseokan harinya menuju SMP satap Pirian Tapiko dan Pattematama, yang m emakan waktu hampir 8 jam karena melalui medan berbatu dan berlumopur serta menyeberang sungai dengan menggunakan rakit bambu... hooooooooo benar-benar asik dan menatang.

Pujisyukur semua dapat diselesaikan dengan baik dan dengan  selamat, dan senangnya lagi kepercayaan yang diberikan bisa telah memberikan kesempatan kepada saya untuk ikut berperan aktif memajukan pendidikan khususnya didaerah terpencil. ...

Senin, 07 April 2014

TURUT BERPERAN DALAM PERBAIKAN MUTU PENDIDIKAN

Sebagai akademisi senatiasa merasakan kegalauan terhadap berbagai permasalahan pendidikan nasional yang begitu kompleks, terutama dalam aspek mutu, disi lain diri ini merasa belum berperan maksimal dalam perbaikan mutu pendidikan, khususnya pendidikan dasar yng nerupakan pondasi untuk menjadikan peserta didiksebgai manusia yang handal, dan berkarakter yang memiliki kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi nberbagai kemajuan dan perubahan dimasa depan. Perlu dihayati oleh semua pihak bahwa kegagalan pendidikan dasar akan menyebabkan kegagalan pada jenjng pendidikan yang lebih tinggi serta akan menjadikn peserta didik sebagai manusia yang berjiwa arogansi dan tidak memiliki nilai-nilai luhur. 

Atas dasar inilah secara pribadi saya merasa terpanggil dan sekaligus tertantang untuk senantiasa menyiapkan diri guna ikut aktif dalam berbagai kegiatan monitoring dan supervisi pada jenjang pendidikan dasar  khususnya pada jenajang SMP.

Pada kesempatan yang lalu saya merasa bangga diberikan kesemapatan untuk melihat langsung kondisi riil SMPN di Kabupaten Tabanan Bali, dan SMP terbuka di Kota Surabaya, dan beberapa waktu mendatang telah diprogram untuk melaksanakan monev di SMP terdepan  pervatasan dan terpencil ), untuk yang ke tiga ini dirasakan sangat menantang sekaligus memberikan kesempatan kepada saya untuk secara langsung melihat kondisi riil SMP - SMP perbatasan dan terpencil, dan semoga hasil monev ini dapat dijadikan sebagai sumber strategis dalam perbaikan  secara menyeluruh pada umumnya dan perbaikan mutu pada khususnya...




Serang Banten, 8 April 2014
Sudadio
Dosen Strata satu dan Pascasarjana Untirta

Selasa, 01 April 2014

PERUBAHAN

Sudah saat nya masyarakat dan semua pihak harus cerdas memahami program perubahan yang disampaikan oleh berbagai parpol dan caleg maupun capresnya, sebab bila keliru menentukan pilihan itu berarti anda, kita, kamu semua telah ikut andil merusak bangsa ini paling tdk untuk lima tahun kedepan.

Perlu juga ditelaah dan diidentifikasi secara cermat proses komunikasi politik para calon maupun para tim pemenangan setiap parpol, LIHATLAH TINGKAT KEDEWASAAN DAN KECERDASAN MEREKA SEBAGAI CALON, JANGAN CEPAT TERGODA DENGAN BERBAGAI MACAM GAYA BAHASA YANG DIGUNAKAN ( APAKAH BHS HITAM, BHS PUISI, BAHASA PRONTAL, BAHSA TERSEMBUNYI, BAHKAN BAHASA SYMBOL SEKALIPUN ) BILA ITU TELAH MENGHILANGKAN NILAI-NILAI DAN NORMA YANG BERLAKU, ITU BERARTI SEBAGAI PERTANDA KETIDAK SIAPAN MEREKA UNTUK BERKOMPETESI SECARA SEHAT.

oLEH SEBAB ITU PARA CALEG DAN CAPRES YANG PENUH IDENTITAS DIRI INI TDK LAYAK UNTUK DIPILIH, TAPI PILIHLAH YANG MEMILIKI JATI DIRI YANG LUHUR YANG MENCERMIKAN KEMATANGAN KEPRIBADIAN DAN KECERDASAN EMOSI SERTA SOSIALNYA.

KAMPANYE PERUBAHAN PERLU MEMPERHATIKAN KONDISI MASALALU DAN KEADAAN YANG AKAN DATANG, KARENA PROSES BERPIKIR PERUBAHAN KOTENGENSI INI ADALAH DASAR UNTUK MENILAI KELAYAKAN PROGRAM YANG DITAWARKAN APAKAH REALISTIS ATAU HANYA BUAIAN BELKA.......


PILIHLAH YANG TERBAIK ATAU TIDAK MEMILIH SAMA SEKALI

Serang Banten, 2 April 2014
Dr.Suddio, M.Pd, 
Direktur Lembaga Konsultan Pendidikan 
Direktur Dewan Buku Banten Press
Dosen Oascasarjana dan Starata satu Untirta
Pengamat Politik Pendidikan dan Kebijakn Publik