Selasa, 28 Oktober 2014

UNTUK PARA PEJABAT

Dijaman kebebasan ini semua orang merasa dirinya seolah-olah bebas tanpa batas, baik mulai dari rakyat jelata, maupun para pejabat apapun jabatannya, sebagai akibat dari perasaan bebas tdk sedikit berdampak negative, bahkan membingungkan orang lain, hal ini terjadi sebagai akibat diantara para pejabat cenderung menonjolkan dirinya dengan pengakuan kekuasaan dan kewenangan, akibat kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki yang seharusnya tahu betul batas-batas kewenangan itu sendiri, akan tetapi justrru yang timbul cenderung muncul ego ... yang berdampak disharmoni antar sektor,.

Bila disharmoni ini dibiarkan, dapat dipestikan hubungan antar pejabat dan kementerian menjadi inharmoni, akibat terakhir dapat menyebabkan rakyat jadi bingung, atas dasar inilah  saya berharap kepada menteri yang tergabung dalam kabinet kerja kirannya dapat menjalin koordinasi yang harmoni antar kementerian, 

Sehubungan dengan inilah saya berharap agar paera menteri kabinet kerja  agar mempu menciptakan hamonisasi serta kordinasi dengan menciptakan komunuisaksi inter dan antar personal serta kelembagaan terkait sebaik mungkin 


wassalam sudadio 


Senin, 27 Oktober 2014

SELAMAT ATAS DILANTIKNYA MENTERI KABINET KERJA JOKOWI-JK

hari ini satu langkah lagi pondasi gerak maju bangsa ini diletakan yaitu dengN  DIUMUMKAN DAN DILANTIKNYA para menteri yang tergambung kabinet kerja, kerja adalah modal untuk dapat hidup sejahtera, kerja adalah modal untuk membangun bangsa ini yang bermartabat, namun demikian langkah awal yang dilakukan oleh presiden dengan meminta pendapat ke KPK dan PPATKn sudah tepat, akan tetapi haL tersebut tdk berarti dan tdk bisa menjamin bila pribadi para menteri itu sendiri tidak MAMPU MENJADIKAN DIRINYA  SEBAGAI OUTO KPK.

oLEH SEBAB ITU  sudah seharusnya para menteri harus dapat menjadi model dalam menegak dan mengimplementasikan  KEJUJURAN DENGAN MEMPERLIHATKAN POLA HIDUP YANG SEDERHANA, TANPA MEMBUAT CITRA BANGSA MENJADI RENDAH.

Melalui kesempatan ini saya mengucapkan SELAMAT KEPADA PARA MENTERI YANG TERGABUNG DALAM KABINET KERJA, TERKHUSUS KEPADA DAN BUAT MENRESTEK DAN DIKTI YATH BAPAK M. NASIR, SEBAGAI DOSEN DI PTN UNTIRTA BANTEN SAYA BERHARAP KIRANYA BAPAK BERKENAN UNTUK MEMPERHATIKAN PROSES KENAIKAN JABATAN / ATAU GOLONGAN BAGI DOSEN YANG DARI PANGKAT IV/C KE IV/D YANG SELAMA INI MENGALAMI HAMBATAN KARENA PROSESNYA SEPERTI MALAIKAT,  UNTUK INI KIRANYA BAPAK PAHAM BETUL  KALAU BANGSA INI BELUM MUNGKIN DAN BELUM BISA DISAMAKAN DENGAN STANDAR AMERIKA ATAUPUN JERMAN, OLEH SEBAB ITU  SAYA YAKIN DENGAN STANDAR MUTU YANG BERBASIS NASIONALISME JUSTRU SEORANG DOSEN JAUH AKAN LEBIH BAIK KETIMBANG KUALITAS DOSEN YANG OTAKNYA BERSTANDAR AMERIKA, SEBAB TIDAK SEMUA PEMBANGUNAN BANGSA INI  DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN KEJU, AKAN TETAPI DENGAN SINGKONG SEKALIPUN ADAKALANYA JAUH LEBIH BAIK DAN LEBIH BERHASIL.

TERIMA KASIH ATAS PERHATUIAN BAPAK. WASSALAM  DR. SUDADIO, MPD, DOSEN UNTIRTA BANTEN

Minggu, 19 Oktober 2014

SELAMAT ATAS DILANTIKNYA PRESIDEN JOKO WIDODO - WA[PRES JUSUP KALA

SEBAGAI RAKYAT iNDONESIA saya ucapkan selamat  atasdilantiknya presiden Ri ke - 7, Bp Joko Widodo dan Wapres Bp JUSUF kALA, semoga DAPAT MENJALANKAN TUGAS DENGAN PENUH AMANAH, DAN DAPAT MEMBAWA INDONESIA KEARAH YANG LEBIH BAIK LAGI.

Kepada semua wakil rakyat di MPR juga saya ucapkan  selamat karena semua demi bangsa dan negara telah mampu menempatkan diri dengan baik sesuai keberadaan yan g seharusnya. Titik noooool yang sedingin  batus es ini sudah dibuktikan bahwa kita bisa besar karena kita bersatu, kita bisa maju karena kita bersama, kita juga bisa segalanya dengan kita sama-sama dalam kebaikan, dalam kebajikan. Oleh sebab itu kekuasaan itu penting tapi yang tak kala penting adalah kita diterima rakyat karena keberadaan kita sebagai pejabat telah memberikan kemaslahatan bagi rakyat bangsa ini.

Kepada Bp Prabowo-Hatta, saya sampaikan selamat dan tk yang tak terhingga atas jiwa besar bp, ini adalah titik nooooool perjuangan sebagai modal untuk secara bersama-sama membangun bangsa tanpa batas=batas......, kecuali dibatsi oleh sekat konstitusi senmata.

Selasa, 14 Oktober 2014

SELAMAT BUAT JOKOWI

selamat atas segera dilantiknya presiden terpilih Bapak jokowi, jangan gentar dan jangan ragu tapi tetap tawaduk berjuang demi rakyat, karena dengan demikian itu hanya orang berhati setan yang berani menghambat, hanya manusia gilalah yang berani menghambat program berbasis rakyat, sebagai partisipan aktif pendukung jokowi saya yakin degalan politik, dan propoganda politikus hanya sekedar untuk mencari popularitas semu, 

Selanjutnya saya berpesan kepada Bpk Jokowi, kiranya bp berkenan untuk memilih menteri npendidikan yang berhati pendidik, bukan berhati politikus, dan bukanpula berhati malaikat seerti yang ditunjukan oleh kelompok pejabat di DIKTI, yang telahnmemposisikan dirinya nsebagai malaikat, dan tdk berhati serta tdk berjiowa pendidik DENGAN CARA MENJEGAL, MENJEGAL DAN MENJEGAL SEBAGIAN BESAR USULAN DOSEN DITANAH AIR INI YANG INGIN NAIK PANGKAT KE PROFESOR, mereka di DIKTI telah memposisikan dirinya sebagai malaikat mereka di DIKTYI telah memposisikan jabatan funsional profesor sebagai sesuatu yang mahal dan super mahal, yang hanya berlandaskan JURNAL INTERNATIONAL, ingat Bung... TDK SEMUA KEGIATAN PENDIDIKAN DI BANGSA INI  DIBANGUN DAN DIKEMAS DENGAN BHS INGGRIS, BANYA DAN BANYA SEKALI PEMBANGUNAN BANGSA INI BISA DIBANGUN DENGAN BAIK DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA " KAMPUNG ", ledua hanya satusatunya pilihan yaitu jurna international, harusnya ada alternatif dan penghargaan bagi jurnal nasioanl serta bagi para doktor yan g mengabdi sudah diatas 7 tahun lebih kiranya dapat menggunakan jurnal terakreditasi nasional sebagai pilihan alternatif kedua, mari kita bandingkan mutu profesor dengan jurnal international dengan yang atas jurnal nasional saiap yang paling bermutu....INILAH JATI DIRI KEBANGSAAN 

SEMOGA ...

Kamis, 25 September 2014

kementerian pendidikan

wacana presiden terpilih untuk memisahkan kementerian pendidikan dasar dan menegah dengan kementerian pendidikan tinggi dan riset, dipandang suatu ide yang baik dengan catatan khusus untuk kementerian pendidikan tinggi sebaiknya dilakukan cuci gudang, harus dijabat oleh sosok yang memahami duni pendidikan tinggi yang diserta dengan kepemilikan naluri seorang dosen / pendidikan yang unggul, yang mengerti berbagai model pembelajaran dan paham karakter manusia serta kondisi kebvangsaan serta duni kerja dan kemajuan teknologi.

Olehg sebab itu walaupun jabatan menteri merupakan jabatan politik, namun seoran g menteri pendidikan tinggikiranya dapat melepaskan diri dari berbagai keperlun politik, sehingga kemajuan pendidikan tinggi sebagai wadah investasi sdm benar-benar memiliki keunggulan dan mampu melahirkan anak bangsa yangbberkualitas dengan asuhan dosen-dosen yang memiliki karakter dan pengabdian yang tinggi yang ditunjang dengan perhatian pemerintah yang baik, dan berdasarkan nila  kebangsaan dengan wawasan global, jangan korbankan nilai kebangsaan hanya karena nilai keinggrisan, karena pembangunan bangsa ini jauh lebih banyak yang dibangun dengan menggunakan budaya bangsa sendiri.

Perhatian pengelola DIKTI saat ini lebih condong dan mengagungkan nilai-nilai luar, yang sepertinya bila itu produk dari luar maka sudah pasti unggul jetimbang produk dari bangsa sendiri, INIKAH GAMBARAN DAN CERMINAN JATI DIRI BANGSAKU.... YANG SELALU MERUJUK KEBANGSA LAIN  YANG JUSTRU BELUM TENTU COCOK UNTUK BANGSA INI...., SEMOGA MENTERI PENDIDIKAN TINGGI PAHAM BETUL GELAGAT SESAT YANG DIBANGUN PARA PENDAHULUNYA SELAMA INI, DAN SEGERA UNTUK DIKEMBALIKAN KEPADA JALUR DAN KEBANGGAN ATAS DASAR CERMINAN DAN BERBASIS KEPADA KREATIFITAS PRODUK BANGSA SENDIRI....

Sabtu, 30 Agustus 2014

KEGAGALAN DAN KEKALAHAN

setiap pertandingan ataupun kompetisi pasti akan berakhir dengan kekalahan atau kemenangan, namun sayangnya kedua kata ini sering hanya disanggupi menerima kekalahan dimulut saja, pada saatnya ternyata benar-benar kalah eh ... malah balik menyerang kesana kemari dengan berbagai dalil dalm rangka mencari pembenaran sendiri ( menjadi tdk sportif ).

Bila kondisi ini terjadi dalam pertandingn yang melibatkan kaliber pemimpin  setingkat nasional ironis sekali yng tdnya dielu-elukan sebagai negarawan, akibat tdk sportif eh malah menjadi pencundang.... Ingatlah pesan Tuhan mu... bahwa tdk ada sekecil apapun kejadian didunia ini yang lepas dari kehendak-Nya..., oleh sebab itu jalan yang yg terbaik adalah bersikap sportif dan bersyukur, dan bersyukur, toh kalau terlihat ngotot justru saya menjadi curiga jangan-jangan ada niatan yang tdk baik yang tdk sesuai ajaran Tuhan yang terslip didalam hati, sehingga sekecil apapun niat tersebut justru itulah penyebab kegagalan dalam perjuangan siapapun din dan apapun yang diperjuangkan tersebut

Jadi dengan demikian lakukan pereenungan dan tafakur kepada Allah semata, karena setiap dibalik yang terasa pahit maka akan datang yang manis, dan dibalik yang tersa manis, cepat atau lambat satu saat akan datang yang pahit, BELAJAR UNTUK IKHLAS DAN AMBILAH HIKMH DARI KEGAGALAN... TOH BUKANKAH KEGAGALAN TERSEBUT AWAL DARI KEBERHASILAN ......SEMOGA.... AMIN....AMIN...AMIN...



 

Jumat, 08 Agustus 2014

MENGAKU TETESAN TUHAN

Anak bangsa ini terkadang aneh, terkadang berperilaku yang tdk masuk akal, dan terkadang sepertinya mencerminkan manusia yang relegi dan berbudi, kenyataannya tdk sedikit dalam pola tampilan maupun kominikasi justru mencermikan manusia yang sebaliknya. Kalaupun saat ini sedang berjuang, seharusnya berjuanglah dengan hati, dan gunakan otak bukn otot, oleh sebab itu tam;pilah sebagai sosok yang santun, serta jauhi ucapanucapan yang menyesatkan, apalagi yang bernada relegi seperti mengaku sebagai tetesan tuhan, benarbenar sesat, benar - benar tdk tahu diri, dan sekaligus mencerminkan sosok yang tdk profesional ( baik individu mupun kelompok ).

Atas ucapan mu tersebut pada tgl 8 Agustus 2014 didepan MK, dimana pendukung PB telah mengatakan bahwa Prabowo adalah tetesan tuhan, TUHAN YANG MANA YANG ANDA MAKSUDKAN, KALAU ITU TUHAN ALLAH SWT YANG SERBA MAHA, MAKA DISARANKAN ANDA YANG BERBICARA SEGERA BETOBAT...APALAGI SDR KATAKAN UCAPAN TERSEBUT DIMAKSUDKAN KREN UNTUK MEMAKSA TUHAN AGAR BERPIHAK PADA SESEORANG, kok tuhan dipaksa aneh - aneh saja... bertobatlah ....