Kamis, 16 April 2015

antara pilihan dan pengorbanan

arti sebuah pilihan sangat mendasar dan penuh tanggung jwab, karena sekali menentukan pilihan maka selamanya harus dihadapi segala bentuk resiko, dan mungkin hingga pengorbanan yang harus di tanggung seperti pengorbanan waktu, pengorbanan uang, pengorbanan pikiran, pengorbanan barang dan yang paling besar dan sulit digantikan adalah pengorbanan perasaan, walau tdk banyak orang memperhitungakan pengorbanan waktu dan perasaan karena ditinjau dari aspek materi tdk ada padahal kedua hal ini sangatlah strategis dalam memandu keberhasilan.

Kamis, 12 Februari 2015

BANGGA

sebagai anak bangsa yang bergerak dn mengabdi sebagai pendidik di salah satumPTN di Kota Serang Banten, saya merasa berbangga atas analisis yang saya tuangkan dl FB pada tgl 12 fEBRUARI 2015, DIMANA SAYA MENGATAKAN   BAHWA SESUNGGUHNYA TDK ADA YANG MENEROR MAUPUN YANG MENGANCAM PEJABAT KPK, BAHKAN SAYA KATAKAN ITU SALAH SATU BUKTI MKALAU ORG KPK TDK MAMPU MENGAHDAPI DAN MENYELESAIKAN MASALAH YANG DIHADAPI, LEBIH JAUH LG ITU MERUPAKAN BENTUK KECENGENGAN ORG KPK, DAN SEKALIGUS MENJADI MODUS UNTUK MINTA PERHATIAN PRESIDEN DAN MINTA DUKUNGAN DARI MASYARAKAT.

Analisis saya ini makin membuat saya bangga setelah mepolhukam pada siaran berita RRI jam 7 pagi tgl 13 Febuari 2015, beliau mengatkan TDK ADA TEROR ATAUPUN ANCAMAN TERHADAP ORG KPK, BELIU MENAMBAHKAN INI MUNGKIN  PERASAAN MEREKA SAJA.

Artinya sikap saya JAUH MENDAHULUI sikap para menteri dalam menanggapi keluh kesah org KPK yang mengatkan mereka terancam.... karena dua hari sebelum menpolhukam berbicara  SAYA SDH KATAKAN TDK ADA YANG MENGANCAM ATAUPUN YANG MENEROR ORG KPK, karena tdk ada gunaknya meneror org kpk, toh mereka semua akan berakhir di bulan desember th ini, jd ngapain juga menghabiskan energi hanya untuk melayani  org2 cengeng sepertinitu, lebih BAIK PIKIRAN BESAR DIGUNAKAN UNYUK MENGURUS NEGERI TERVCINTA YANG BESAR INI ( BESAR PENDUDUKNYA, BESAR WILAYAHNYA, BESAR MUSLIMNYA, BESAR BUDAYA DAN BAHASANYA, TP SAYANG JUGA BESAR HUTANGNYA.... HAHAHAAA ).

oLEH sebab itu kepada semua pejabat yang berwenang agar tdk membuang energi hanya untuk menguri KPK, sbab sebaik dan sebagus apapun ORG2 KPK dipastikan korusi di negeri ini tdk akan  mampu di berantas hanya kern org KPK, kenapa karena org KPK telah gagal membuat kesadaran anak bangsa untuk tdk melalkukan korupsi, PADAHALA SALAH SATU KEBERHASILAN DLM PENEGAKAN HUKUM ADALAH APABILA SEMAKIN  SEDIKIT BAHKANN NOL ORG2 YANG MENJADI TERSANGKA DAN PENJARAHPUN MAKIN KOSONG INI PADANGAN SAYA TENTANG KEBERHASILAN PENENGAKAN HUKUM DINEGERI INI... KANAPA ITU BISA TERJADI KARENA  semua masyarakat, keluarga, klp dan individu telah memiliki kesadaran dan kejujuran yang tinggi untumtdk berbuat melawan hukum.

ARTINYA SANGAT ERONIS BILA ORG KPK ATAU PENEGAK HUKUM DI NEGERI INI JUSTRU SEBALIKNYA MALAH MERASA BERBAGNGGA KARENA TELAH DAN MAKIN BANYAK MENANGKAP SERTA MENGHUKUM ORG.... BUKA MATA BUKA TELINGA....

Senin, 09 Februari 2015

BUKA MATA DAN BUKA TELINGA

Masalah pemberantasan korupsi bukan dan tdk sekedar dukung mendukung, karena maslah korusi tdk akan pernah bearkhir bila setiap indivisu di negeri tercinta ini tdk memiliki kesadaran dan menjalankan kehidupan yang jujur dengan selalu bersyuku untuk menerima apa adanya serta membatasi diri untum tdk hidup berlebihan

Oleh sebab itu pihak yang mendukung KPK agar lebih berpikir jernih dan realistis karena semua orang sama dihadapan hukumdinegeri in i, dan ketahuilah semua manusia tdk ada yang bebas dari dosa apa lagi cuma sekedar pejabat KPK yang jaza nya justru masih jauh bila dibandingkan denmgan jasa polri.

Jadi berpikir realistis merupakan perbuatan yang bijak karena menggambarkan kita adalah orang2 cerdas yang memahami maslah serta dapat membedakan maslahnya  yitu  mana masalah personal dan mana masalah intitusional 

Minggu, 25 Januari 2015

OH POLRI OH KPK

wahai anak bangsa yang tercinta, marilah semua berpikiran jernih dan menghargai semua pengorbanan setiap personal dan institusional terhadap kemajuan bangsa ini dari segi dan aspek apapun itu, karena dukungan untentik itu adalah undang- undang sebagai landasan untuk melaksanakan topoksi  dan ditambah lagi dengan sop.

oleh sebab itu keberpihakan kepada salah satu intitusi merupakan sikap pribadi yang kuarng bijak, kedua perilaku yang mendikte presidenpun itu buka cermin seorang pemimpin atau pribadi yang arif, ketiga; harus mampu membedakan mana maslah personal mana masalkah intitusional, harus cerdas dalam membedakan keduannya, lembaga bisa saja hebat dan mentering tapi bukan tdk mungkin kan ada personalnya yang bermasalah. bila itu terjadi padapesonal atau individunya maka biarlah hukum berjalan sesuai dan apa adanya serta seadil adilnya, jangan ditarik ke intitusinya

Bila tdk kita semua menunjukkan orang-orang yang bodoh kafrena tdk mampu membedakan mana masalah personal mana masalah intituional atau masalah keduanya, ingat penegak hukum belum berarti dia  MALAIKAT, OLEH SEBAB PASTI ADA KEKURANGANNYA, PERSOLAANNYA APAKAN MASALAH PRIBADI ITU DIBUKA SEKARANG ATAU NANTI... JADI JANGAN PERNH MERASA DIRI LEBIH HEBAT DARI YANG LAIN, KALAU INI TERJADI AYN SEPERTI SEKARANG INI AKIBATNYA

FATALNYA LAGI ADA YANG MERASA LEBIH HEBAT TAPI MENJALANKAN PERAN FUNSGINYA DENGAN BAIK, SEHARUSNYA  BERLAKULAH DENGA ADIL DAN SANTUN DALAM MEMANDANG SERTA MENCIPTAKAN MASLAH HUKUM.

INGAT KEBERHASILAN PENENGAKAN BUKAN DAN TIDAK DILIHAT DARI BANYAKNYA ORANG JADI NTERSANGKA ATAU PENUHNYA PENJARAH OLEH ORG YANG DIHUKUM, akan tetapi keberhasilan penengakan hukum itu dilihat dari makin sedikitnya orang yang dijadikan tersangka bahkan makin sepinya penghuni penjarah, KENPA DMIKIAN KARENA TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT SUDAH TINGGI ARTINYA KETAATAN HUKUMPUN SUDAH TINGGI.

Rabu, 14 Januari 2015

Budi Gunawan

sang calon kapolri yang diusulkan oleh Presiden... dalam tiga hari malah dijatuhi sebagai tersangka oleh KPK... namun tetap lulus uji kapatutan dan uji kelayakan... sbg anak bangsa saya berharap agar semua penegak hukum dalam kerjanya tetap menjaga sopan santun dan tdk menimbulkan inteprestasi yang macam - macam  hanya karna masalah waktu...

Oleh sebab itu saya mendukung bila tetap di lantik sebagai kapolri yang penting kinerja kedepan lebih baik dan proses hukum silakan jalan terus

Selasa, 13 Januari 2015

PRIHATIN

bangsa ini memang bangsa yang suka buat kejutan... bangsa ini juga bangsa yang suka menunjukan power yang saling kuat diantara sesama, bagaimana tdk seorang balon kapolri baru saja diusulkan dalam wktum kurang lebih  tujuhpuluhdua jam ke DPR langsung ditetapkan jadi tersangka oleh lembaga KPK

Wahai KPK... kita menghormati segala sipak terjang dn keberhasilan mu dalam memberantas korupsi dinegeri tercinta ini, akan tetapi bukankah penegakan hukumitu yang terbaik adalah aparatnya tidur... hukumnya jalan dan pelanggaran hukumnya nol...bukan sebaliknhya dengan  semangat berapi api dengan menunjukkan kebanggan pada saat menetapkan orng menjadi tersangka ini suatu kekeliruan yang mendasar.

bukankah keberhasilan penegakan hukum itu dapat diukur dari makin  sadarnya orang untuk tdk melanggar hukum...???hal ini lah yang seharusnya di cari strateginya yaitu dengan PREVENTIF , KEEDUA BUKANKAH KETEGASAN PENEGAKKAN HUKUM ITU TDK DAN BUKAN BERARTI MENGABAIKAN DASAR - DASAR KOMUNIKASI INTER DAN ANATRA LEMBAGA ...??? DAN BUKANKAH PENEGAKAN HUKUM YANG ADIL SALAH SATUNYA ADALAH TRANSFARANSI HUKUM, DAN TDK MENCARI ATAUPUN MEMANFAATKAN MOMENT WAKTU POPULER SEHINGGA SEMUA ORANG JUSTRU AKAN MENGANGGAP MENCARI POPULARAITAS ATAU MEMILIKI BERBAGAI NUASA SUBJEKTIFITAS....

SEBAGAI ORANG YANG AWAM HUKU SAYA BERPENDAPAT BAHWA KEBERHASILAN PENEGAKAN HUKUM INDIKATARNYA ADALAH : ZERO PELANGGARAN HUKUM BUKAN DENGAN BANYAKNYA ORANG YANG MENJADI TERSANGKA TETAPI MENGAMBANG BEGITU LAMA.......JANGAN PERNAH MENUNJUKAN EGO PRIBADI ATAUPUN  EGO INSTITUSI,, KALAU ITU MUNCUL ANDA AKAN DITINGGALKAN

KARENA PENENGAKAN HUKUM JUGA HARUS TETAP SANTUN DAN MANUSIAWI SERTA BERMARTABAT...

SEMOGA....

YANG TERBAIK

banyak hal yang memiliki standar terbaik atau baik,, mulai dari munusia yaitu sebaik- baiknya manusia bila yang berguna bagi org lain, kemudian pemimpin yang baik ia tdk terlalu memimpin, peraturan yang baik adalah peraturan yang tdk terlalu mengatur fan hukum yang baik adalah ya tdk terlalu menghukum alias ya hanya berperan sebagai preventif. JADI BILA ADA APARAT PENEGAK HUKUM YANG DENGAN BERSEMANGAT MENGUMUMKAN ATAU MENJELASKAN KEBERHASILANNYA DENGAN MENJERAT BANYAK ORG YANG DISIDIK ATAUPUN MENJADI TERSANGKA MAKA YA BUKANLAH PENEGAK HUKUM YANG BAIK,, LANTAS BAGAIMANA YANG BAIK ITU ADALAH APARAT HUKUMNYA TIDUR NAMUN MASALAH ATAUPUN PELANGARAN HUKUM ZERO

Bagaimana agar pelanggaran aspek hukum bisa menjadi zero, adalah dengan cara menjadikan diri sendiri sebagai aparat dan sekaligus penengak hukum yang berfungsi sebagai preventif atas pelanggaran hukum itu sendiri.